Kamis, 22 April 2021 | 03:31
NEWS

Polisi Akui Tembak 4 Laskar FPI dari Jarak Dekat, Langsung Meninggal

Polisi Akui Tembak 4 Laskar FPI dari Jarak Dekat, Langsung Meninggal
Ilustrasi tembakan (ntmcpolri.info)

ASKARA - Polisi menembak empat laskar Front Pembela Islam (FPI) dari jarak dekat yakni dari dalam mobil. Hal itu terungkap dari rekonstruksi yang dilakukan polisi di lokasi, Senin (14/12) kemarin. 

Mabes Polri menyebut hal itu dilakukan lantaran keempat laskar FPI melakukan perlawanan dan membahayakan petugas.

Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyebut, empat laskar yang masih hidup kala itu dibawa masuk ke dalam mobil polisi yang berisi tiga petugas. Di sana, empat laskar itu disebutnya ingin merebut senjata milik polisi.

"Kenapa dilakukan penindakan tegas dan terukur? Karena yang bersangkutan ingin merebut senjata milik petugas," kata Ahmad Ramadhan, Selasa (15/12).

Karena tindakan empat laskar FPI itu, polisi akhirnya menindak tegas keempat laskar dengan cara menembak. 

Tembakan jarak dekat itu juga membuat para laskar tewas menyusul dua temannya yang lebih dulu tewas akibat baku tembak.

"Tentunya ketika direbut suatu hal yang berpotensi membahayakan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," ungkap Ramadhan.

Sebelumnya, polisi sudah selesai melakukan rekonstruksi dalam kasus baku tembak antara laskar FPI dengan anggota Polda Metro Jaya. Rekonstruksi berlangsung di empat TKP di area Tol Jakarta-Cikampek.

 

Komentar