Senin, 15 Juni 2026 | 17:30
NEWS

Presiden Iran Tuding Israel di Balik Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh

Presiden Iran Tuding Israel di Balik Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Antara/IRNA)

ASKARA - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Sabtu (28/11) melontarkan tudingan bahwa Israel adalah pembunuh ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, yang dituduh oleh negara Barat sebagai otak di balik proyek bom nuklir rahasia.

"Sekali lagi, tangan-tangan jahat arogansi global telah ternoda dengan darah (yang dilakukan) pembunuh bayaran rezim pendudukan Zionis," kata Presiden Rouhani, yang menggunakan istilah  itu untuk merujuk pada Israel dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh televisi publik Iran.

"Pembunuhan martir Fakhrizadeh menunjukkan keputusasaan musuh-musuh kami serta dalamnya kebencian mereka. Kematiannya sebagai martir tidak akan memperlambat pencapaian kami," lanjutnya.

Para pemuka agama dan pemimpin militer Iran berjanji akan melakukan aksi pembalasan atas pembunuhan Fakhrizadeh pada Jumat (27/11). Oleh media Iran, ia disebut meninggal dunia di rumah sakit setelah ditembak ketika berada di dalam mobil, dekat Ibu Kota Teheran.

Pembunuhan Fakhrizadeh dapat menyulut konfrontasi antara Iran dengan lawan-lawannya di akhir masa jabatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Juga menambah rumit upaya yang harus dilakukan oleh Presiden Terpilih Joe Biden untuk menurunkan ketegangan dalam hubungan Iran-AS. (ant/reuters) 

Komentar