Kamis, 04 Juni 2026 | 08:40
NEWS

Pemerintah Tuntut Malaysia Lindungi PMI

Pemerintah Tuntut Malaysia Lindungi PMI
Ilustrasi. (Indopolitika)

ASKARA - Kementerian Luar Negeri telah memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin Bakar guna menyampaikan kecaman karena berulangnya kasus penyiksaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di negara itu.

"Kemlu telah memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia pada tanggal 27 November 2020," tulis pernyataan resmi Kemlu, Sabtu (28/11).

Diketahui, PMI sektor domestik berinisial MH mengalami kekerasan oleh majikannya. Dari pukulan benda tumpul, sayatan benda tajam, dan disiram air panas.

Polis Diraja Malaysia kemudian menyelamatkan MH pada 24 November berdasarkan informasi awal yang diberikan LSM Tenaganita dan berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur. Saat ini, MH mendapatkan perawatan di RS Kuala Lumpur.

"Pemanggilan tersebut untuk menyampaikan kecaman keras Indonesia atas berulangnya kasus penyiksaan pekerja migran Indonesia di Malaysia," tulis Kemlu.

Maka Indonesia menuntut pelindungan penuh terhadap pekerja migran Indonesia, pengawasan ketat majikan termasuk pemenuhan hak hak pekerja. 

"Serta memastikan penegakan hukum yang tegas atas majikan MH," kata Kemlu.

Dubes Malaysia untuk Indonesia Datuk Zainal Abidin Bakar menyampaikan keprihatinan dan keterkejutan atas peristiwa yang menimpa MH. Pemerintah Malaysia berjanji akan mengawal kasus tersebut.

"Pemerintah Malaysia akan serius menangani kasus ini," kata Dubes Datuk Zaenal dalam pernyataan Kemenlu.

Saat ini, majikan MH telah ditahan dan dikenakan pasal pelanggaran Anti-Trafficking in Persons and Anti-Smuggling of Migrants Act 2007.

KBRI Kuala Lumpur juga telah menjenguk MH yang sedang dirawat.

"Yang bersangkutan dalam kondisi stabil dan telah mendapat perawatan tim dokter untuk mengobati luka dan penanganan psikologis," jelas KBRI Kuala Lumpur.

KBRI Kuala Lumpur akan menugaskan pengacara retainer untuk memonitor proses penegakan hukum atas majikan MH. Dubes RI untuk Malaysia juga telah berkomunikasi langsung dengan suami MH tentang kasus itu.

"Menyampaikan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan kasus ini seadil mungkin dan memastikan MH mendapatkan perawatan hingga sembuh," kata KBRI Kuala Lumpur.

Komentar