Kamis, 04 Juni 2026 | 05:20
NEWS

Punya Budaya Cuci Tangan, Desa Ini Masih Suci dari Covid-19

Punya Budaya Cuci Tangan, Desa Ini Masih Suci dari Covid-19
Warga mencuci tangan sebelum berbelanja di salah satu warung di Desa Pernek. (Jpnn/Lombok Post)

ASKARA - Sampai Minggu (22/11) kemarin tak satu pun warga di Desa Pernek, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat tertulari Covid-19. 

Desa tersebut berpenduduk 1977 jiwa. 

"Kuncinya karena semua warga terus bergerak bersama untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di desa," kata Kepala Desa Pernek Saguni.

Langkah warga yang bergerak bersama menerapkan protokol kesehatan terus berlanjut. Saguni mengatakan, di awal isu Covid-19 merebak, warga memang panik. Namun, pemerintah desa mencari solusi agar masyarakat tetap tenang.

"Setelah ada imbauan dari pemerintah mengenai mematuhi protokol kesehatan, kami langsung bergerak melakukan hal tersebut,” ujarnya. 

Maka, kini masyarakat pun selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan sabun. 

"Dengan begitu, masyarakat bisa mem-protect diri dan keluarganya," kata Saguni. 

Alhasil, setiap warga desa saat ini sudah terbiasa menggunakan masker dan menjaga jarak. Apalagi, mencuci tangan dengan sabun. Sudah menjadi kebiasaan. 

"Kebiasaan masyarakat kami menjaga kesehatannya sudah terbentuk sejak 2011 silam. Dilarang masuk rumah sebelum cuci tangan," beber Saguni.

Kala itu, Desa Pernek ditunjuk sebagai perwakilan Sumbawa dalam lomba Kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. 

"Pada lomba itu kami menjadi juara satu," kata Saguni.

Dari lomba itu tertanam di benak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungannya masing-masing.

"Sampai sekarang sudah menjadi kebiasaan warga," ujarnya.

Saat ini, apa yang sudah dikerjakan masyarakat terus dipertahankan. Jika memang ada yang perlu ditingkatkan mereka akan tingkatkan.

"Mempertahankan itu yang sulit. Jadi, harus berupaya maskimal lagi untuk terus mengimbau kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan," jelas Saguni.

Konsistensi harus terjaga. Agar masyarakat Pernek tetap sehat dan terhindar dari Covid-19.

"Yang penting disiplin. Masyarakat telah membantu dan menyukseskan program untuk melawan Covid-19," tutup Saguni. (jpnn)

Komentar