Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar
ASKARA - Gempa bumi mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatra dengan magnitudo 5,2. Kejadian tersebut terjadi pada, Rabu (18/11) pukul 11.41 WIB.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,75 Lintang Selatan dan 100,42 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 kilometer arah Barat Daya Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada kedalaman 46 kilometer.
Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) serta tak menyebabkan terjadi tsunami.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu (18/11).
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Painan, Tua Pejat III-IV MMI, Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Solok Selatan II-III MMI getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
"Dirasakan di Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," imbuh Rahmat.
BMKG mencatat hingga 12.00 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," tandasnya.
Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali kedalam rumah," imbaunya.

Komentar