Gempa M 5,2 Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami
ASKARA - Gempabumi mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) berkekuatan magnitudo (M) 5,2. Gempa tersebut dilaporkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Kejadian itu terjadi pukul 10.48 WIB, Kamis (12/11).
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 9,58 LS dan 118,16 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 113 kilometer arah Barat Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT pada kedalaman 16 kilometer.
BMKG memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme oblique naik (oblique-thrust fault). Selain itu, tidak berpotensi menyebabkan tsunami.
"Hasil pemodelan menunjukkan, bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Kamis (12/11).
Guncangan gempabumi itu dirasakan di daerah Waitabula III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Tambolaka, Kodi, Sumbawa, dan Bima III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
"Terasa getaran seakan akan truk berlalu, Sumbawa Barat II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)," beber Rahmat.
BMKG terus memonitor hingga siang tadi pukul 11.00 WIB, bahwa belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan. "Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," tandasnya.
Masyarakat pun diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Serta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.

Komentar