Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:42
NEWS

Taman Margasatwa Ragunan Batasi Pengunjung 2000 Orang Per Hari

Taman Margasatwa Ragunan Batasi Pengunjung 2000 Orang Per Hari
(Dok. Jpnn)

ASKARA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengizinkan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) kembali beroperasi seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi. 

Kepala Satuan Pelaksana Promosi TMR Ketut Widarsana mengatakan, kebun binatang milik Pemprov DKI itu dibuka lagi untuk pengunjung sejak Selasa lalu (13/10). Namun, jumlah pengunjung masih jauh dari kuota harian. 

Pengelola TMR memberlakukan kuota pengunjung 2000 orang per hari. Jumlah pengunjung selama empat hari ini tidak sampai 500 orang. 

"Jam bukanya ada penambahan dibandingkan PSBB Transisi periode Juni 2020. Sebelumnya kan pukul 08.00-13.00 WIB, kalau sekarang 08.00-15.00 WIB," jelas Ketut, Sabtu (17/10). 

Lebih lanjut, Ketut mengatakan, pada masa PSBB Transisi ini TMR membatasi jumlah pengunjungnya hanya 25 persen dari  kapasitas total. Sebab, hal itu mengacu aturan yang diberlakukan Pemprov DKI pada masa normal kuota pengunjung TMR per hari ialah 8000 orang. 

"Pengunjung kami batasi dua ribu orang per hari," katanya.

Untuk mengunjungi TMR pun harus mendaftar terlebih dahulu. Informasi soal pendaftaran bisa dilihat di akun media sosial TMR.

"Ada antisipasi untuk pengunjung dadakan melalui formulir karena biasanya sering ada," ujar Ketut.

Selain pembatasan kuota pengunjung, TMR juga menerapkan larangan bagi ibu hamil dan anak di bawah usia 10 tahun. Larangan itu untuk mencegah penularan Covid-19 kepada kalangan yang rentan terjangkit.

"Selain protokol kesehatan yang kami terapkan di lapangan bagi pengunjung kami tetap imbau masyarakat yang mau datang untuk wajib disiplin 3M (mencuci tangan dengan sabun, mengenakan masker, menjaga jarak fisik)," jelas Ketut. (jpnn)

Komentar