Senin, 08 Juni 2026 | 12:14
NEWS

Satgas Jamin Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

Satgas Jamin Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat
Ilustrasi vaksin corona (Fresh Daily)

ASKARA - Pemerintah menargetkan vaksin Covid-19 tersedia dan terjangkau untuk masyarakat pada tahun 2021 mendatang. Uji klinis vaksin masih diselesaikan sebelum disuntikkan pada masyarakat Indonesia. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito memastikan, vaksin yang akan disuntikkan masyarakat sudah melalui beberapa tahap uji klinis hingga dinyatakan aman. 

Baik itu yang dikembangkan kerja sama dengan negara lain maupun Vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan pemerintah.

"Vaksin yang nantinya masuk ke Indonesia harus dipastikan secara data dan penelitian aman bagi masyarakat. Pengembangan vaksin umumnya butuh waktu dan proses cukup panjang," katanya dalam YouTube Sekretariat Presiden, yang diunggah Selasa kemarin (6/10).

Tahapannya dimulai dari penelitian dasar, ilmuwan menelusuri mekanisme potensial berdasarkan ilmu sains biomedis. Kemudian vaksin akan dibuat terbatas untuk bisa memasuki uji praklinis dan uji klinis tahap 1, 2 dan 3. 

Secara rincinya dalam tahap uji praklinis dilakukan studi sel di laboratorium yaitu studi in Vitro dan in Vivo untuk mengetahui keamanan bila diujikan pada manusia. 

Kemudian, baru memasuki uji fase 1 dimana vaksin diberi kepada sekelompok kecil orang untuk melihat respons imunitas dan kekebalan yang dipicu. 

"Pada fase 2, vaksin diberikan pada ratusan orang sehingga para ilmuwan dapat mempelajari lebih lanjut tentang dosis yang tepat," terangnya. 

Pada fase 3, vaksin diberikan pada ribuan orang untuk memastikan keamanannya termasuk efek samping yang jarang terjadi dan keefektifannya. 

"Uji coba ini melibatkan kelompok kontrol yang diberi placebo, artinya kelompok kontrol adalah masyarakat yang disuntik tapi tidak dengan vaksin," terang Wiku. 

Melalui proses uji klinis ilmuwan dapat mengetahui apakah vaksin menimbulkan efek samping atau tidak, mengingat belum ada vaksin Covid-19 yang lulus uji klinis tahap 3, kewaspadaan dan monitoring terhadap keamanan vaksin terus dilakukan. 

Saat ini Indonesia melalui Bio Farma-Sinovac dan proses uji klinis fase 3 di Bandung. Kedua kerja sama Kimia Farma-G42 Uni Emirat Arab dengan uji klinis fase 3 dengan target subyek 22 ribu orang. 

Sedangkan ketiga kerja sama PT Kalbe Farma-Genexine Korea sedang uji klinis fase 1 dan 2A di Korea dengan 60 subyek. 

Komentar