Kamis, 04 Juni 2026 | 08:19
OPINI

Pengobatan Tionghoa

Pil Tombak Emas Yang Tak Pernah Tumbang

Pil Tombak Emas Yang Tak Pernah Tumbang
Kaisar Kuning – Hwang-ti

Kaisar Kuning – Hwang-ti (黃帝) memiliki 1.200 Selir sedangkan Raja Sulaiman hanya 700 saja. Bukanlah hal yang mudah untuk mengatur 1.200 Selir agar bisa berlaku adil sehingga masing-masing bisa mendapatkan jatah maupun gilirannya masing-masing.

Mengingat kebanyakan pistol pria adalah pistol jadul; dimana hanya bisa memuntahkan satu peluru saja per hari. Maka diharapkan setiap tiga tahun sekali; setiap Selir akan bisa mendapatkan gilirannya.

Namun dengan bantuan Viagra ala obat Tionghoa “Jinqiang Budaowan” (Pil Tombak Emas yang tak pernah tumbang) hal ini tidak jadi masalah lagi. Maklum ia akan bisa “memenangkan 100 pertempuran dalam semalam” dan membuat pasangannya mabuk kepayang 10 kali dalam semalam itu pula.”

Ukuran pistol pun bisa diperpanjang maupun diperbesar dengan obat “Changyinfang”. Walaupun sang Kaisar Kuning harus kerja lembur setiap malam kenyataannya dgn bantuan Obat ramuan Tionghoa; ia bisa meraih umur panjang sehingga bisa mencapai usia 113 tahun.

Pengobatan Tradisional Tionghoa (Zhongyi xué 中醫學) atau lebih dikenal dengan nama “Tradisional Chinese Medicine (TCM) dan ilmu pengetahuannya sudah ada sejak 3.000 tahun yang lampau. Sedangkan buku pengobatan Tionghoa tertua adalah buku Huangdi Neijing (黄帝内经) secara harfiah Kitab Suci Esoteris Kaisar Kuning.

Dalam buku itu dijelaskan prinsip dasar Taoist dalam seni pengobatan Tionghoa. Buku tersebut adalah hasil kerjasama antara Kaisar Kuning (Huang Ti) dengan penasehat medis Chin Po (Qibo). Buku tersebut mulai disusun dalam bentuk tulisan antara th 475-225 SM. Sekolah kedokteran di Tionghoa sudah ada sejak pemerintahan dinasti Sui (589 - 618).

Buku Huang Di Nei Jing sudah pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Prof. Paul Unschuld seorang pakar TCM dari Jerman. Walaupun demikian menurut beberapa pakar TCM tidak 100% akurat, sebab banyak kata-kata yang sukar diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Tabib Sun Simiao (孙思邈); yang hidup di tahun 590-692 adalah Raja Obat - King of Medicine (Yaowang 药王). Ia adalah orang pertama yang mengetahui tentang efek sampingannya dari obat-obatan. Oleh sebab itulah ia menganjurkan: "Langkah pertama dalam pengobatan harus dicari di dalam makanan dahulu”. Apabila makanan tidak mampu menyembuhkan, baru minta bantuan tabib untuk menuliskan resep obat".

Ia adalah seorang ahli nutrisi pertama yang menulis buku tentang diet (Qian Yin Fang). Dan juga orang pertama yang bisa mendiagnosa dengan tepat penyakit kurang gizi (beriberi). TCM tidak bisa dipisahkan dari ajaran Tao. Yin-Yang dan Lima Unsur (Air, Api, Tanah Logam dan Kayu) adalah konsep dasarnya dari pengobatan Tionghoa.

Kesehatan seseorang ditentukan oleh keselarasan lingkungan dalam tubuhnya. Yin-Yang membagi gejala alam maupun manusia ke dalam dua unsur. Kedua unsur itu selalu saling mengimbangi satu dengan yang lain. Misalnya siang dan malam.

Aktivitas di siang hari bisa disamakan dengan Yang sedang tidur atau istirahat di malam hari Yin. Apabila orang kurang tidur otomatis bisa jadi sakit, karena Yin dan Yang nya tidak seimbang lagi. Jadi orang sakit itu adalah gejala dari kelebihan Yin atau Yang.

Tugas utama dari pengobatan Tionghoa ialah mengembalikan kembali keselarasan lingkungan dalam tubuhnya sang pasien. Apabila anda ingin ke dokter di Eropa kita harus minta date terlebih dahulu. Setelah diperiksa kita mendapatkan resep untuk beli obat di apotek.bBeda dengan TCM atau pengobatan dengan cara all in one stop shop. Kita bisa langsung ke toko obat tradisional.

Disitu sudah ada shinshe/tabib yang siap membantu dan mendiagnosa anda. Disitu pula anda bisa mendapatkan resep maupun obat lengkap dengan penjelasan cara penggunaannya. Besok Mang Ucup akan menulis mengenai jamu.

Mang Ucup

Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar