Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:03
NEWS

Habib Rizieq Shihab: Kebijakan Anies Sudah Tepat dan Harus Didukung

Habib Rizieq Shihab: Kebijakan Anies Sudah Tepat dan Harus Didukung
Habib Rizieq Shihab (Dok Gatra.com)

ASKARA - Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mendapat dukungan dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Dengan kembali diberlakukannya PSBB secara ketat mulai Senin 14 September nanti, maka aktivitas perkantoran, sekolah, hingga tempat ibadah akan dibatasi.

Habib Rizieq Shihab pun mengaku sangat mendukung kebijakan tersebut. Dia juga memastikan seluruh pengikutnya akan patuh dengan kebijakan tersebut. 

"(Habib Rizieq) mendukung, karena murni demi keselamatan umat manusia," kata Damai Hari Lubis saat menyampaikan pesan Habib Rizieq, Kamis (10/9).

Damai yang merupakan kuasa hukum Habib Rizieq itu juga menilai kebijakan Anies sudah tepat dan seharusnya bisa ditiru daerah lain yang penyebaran COVID-19 masih tinggi. 

"Kebijakan itu sudah tepat dan harus didukung," imbuh Damai.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, situasi wabah di Jakarta saat ini berada dalam kondisi darurat. 
 
"Warga akan kembali berkegiatan dari rumah, beribadah dari rumah, bekerja dari rumah dan belajar dari rumah," kata Anies dalam keterangan virtual di Jakarta, Rabu malam (9/9). 

Pemprov DKI Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB ketat. Mulai awal pekan depan seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah. Namun ada yang dikecualikan. 

"Senin 14 September, seluruh kegiatan perkantoran akan dilakukan dari rumah dan akan ada 11 bidang esensial diperbolehkan beroperasi," tutur Anies. 

Untuk 11 bidang non esensial yang izinnya dikeluarkan akan dievaluasi kembali. Seluruh tempat hiburan akan kembali ditutup. Kerumunan dan kegiatan yang mengumpulkan dilarang.

"Tempat ibadah yang boleh dibuka hanya di level kampung/kompleks dan hanya boleh digunakan oleh warga setempat," ucapnya. (jpnn/askara)

Komentar