Senin, 20 Juli 2026 | 16:35
NEWS

Harapan Baru Tangani Covid-19 Melalui Terapi Plasma Konvalesen

Harapan Baru Tangani Covid-19 Melalui Terapi Plasma Konvalesen
Ilustrasi virus Corona. (Reuters-Dado Ruvic)

ASKARA - Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan, secara resmi memulai penelitian Uji Klinik Terapi Plasma Konvalesen pada pasien Covid-19. 

Uji klinik ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Tim Penelitian Uji Klinik Pemberian Plasma Konvalesen Sebagai Terapi Tambahan Covid-19.

Plt Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dr Slamet mengatakan, pihaknya menyiapkan empat rumah sakit untuk memulai uji klinis. 

Di antaranya RSUP Fatmawati Jakarta, RS Hasan Sadikin Bandung, RS Dr. Ramelan Surabaya, dan RSUD Sidoarjo Jawa Timur dan segera diikuti 20 rumah sakit lainnya.

"Kami membuka kesempatan kepada RS yang berminat segera saja menghubungi Litbangkes untuk kita libatkan bersama-sama," kata Slamet dalam keterangan virtual, Rabu (9/9). 

Uji klinik pemberian plasma konvalesen ini akan merekrut sebanyak 364 pasien sebagai partisipan. 

Ditargetkan dalam tiga bulan ke depan penelitian ini akan selesai dan mendapatkan hasil atau bukti terhadap keamanan dan efektivitas terapi plasma konvalesen ini.

Penggunaan plasma darah dalam pengobatan bukanlah hal baru. Penggunaan plasma dari penderita yang sembuh sebagai terapi telah dilakukan untuk pengobatan pada wabah penyakit flu babi pada tahun 2009, Ebola, SARS, dan MERS. 

Terapi plasma konvalesen pada Covid-19 hingga kini hanya boleh digunakan untuk kondisi kedaruratan dan dalam penelitian. Manfaat terapi ini masih kontroversial karena masih belum cukup bukti yang menunjukkan efektifitasnya. 

Uji klinis acak dengan grup pembanding (randomized controlled trial) ini adalah bagian penting menjawab kontroversi ini. "Perhatian utama para peneliti adalah keamanan dan efikasi dari terapi itu sendiri," tutur Slamet. 

Sesuai namanya, terapi ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang-orang yang telah sembuh dari Covid-19

"Balitbangkes mendukung upaya para klinisi untuk menggunakan terapi plasma konvalesen pada pasien-pasien Covid-19 sebagai terapi yang baru diperkenalkan pada pasien Covid-19," imbuhnya. 

Para penyintas Covid-19 ini bisa menjadi donor plasma konvalesen dengan menjalani sejumlah pemeriksaan dan memenuhi persyaratan.

Komentar