Kamis, 04 Juni 2026 | 10:07
NEWS

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Siapkan Bimbingan Perkawinan Daring

Perkuat Ketahanan Keluarga, Kemenag Siapkan Bimbingan Perkawinan Daring
Ilustrasi buku nikah (Dok Kemenag)

ASKARA - Banyak masyarakat tetap melangsungkan pernikahan di tengah pandemi virus corona. Dengan syarat acara itu diadakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berkewajiban melayani permohonan pencatatan nikah yang diajukan masyarakat.

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Kemenag, Adib Machrus mengatakan, selama pandemi layanan pencatatan nikah tetap berlangsung. 

Pihaknya juga terus berupaya agar program Bimbingan Perkawinan Calon Pengantin (Binwin Catin) yang merupakan bagian dari rangkaian layanan pencatatan nikah tetap dapat dilaksanakan.

"Bimwin ini program penting untuk memperkuat ketahanan keluarga. Oleh karenanya di masa pandemi ini, Ditjen Bimas Islam sedang memempersiapkan program bimwin secara daring," ujarnya di Jakarta, Rabu (2/9).

Program tersebut perlu diikuti oleh calon pengantin, karena memberi bimbingan dan pelatihan tentang pengetahuan dan keterampilan hidup dalam berumah tangga. "Binwin juga memberi pengetahuan dalam menghadapi permasalahan perkawinan dan keluarga," terangnya.

Bimbingan diberikan oleh fasilitator yang sudah terlatih, yaitu penghulu dan penyuluh KUA, tenaga kesehatan, PLKB, atau praktisi perkawinan dan keluarga. "Nantinya, Program Binwin secara daring dilaksanakan di KUA Kecamatan dan Kemenag Kab/Kota," ucap Adib. 

Setelah mendaftar di KUA, akan dibuatkan Whatssapp Grup dengan jadwal yang disepakati dengan calon pengantin. Dalam WA Grup akan diikuti 40 pasang calon pengantin dan seorang fasilitator.

"Semoga pertengahan bulan September ini, sudah mulai bisa dilaksanakan secara nasional, dan akan terus dievaluasi secara berkala," imbuhnya.

Bencana non alam ini telah berdampak terhadap sejumlah aspek kehidupan dan banyak tantangan bagi pasangan muda-mudi dalam membina rumah tangga. 

"Justru di tengah pandemi seperti ini tantangan berumah tangga bisa lebih kompleks. Oleh sebab itu kami berharap para calon pengantin dapat mengikuti program ini meski secara daring," tandasnya.  

Komentar