Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45
NEWS

Pimpinan KKB Tewas Ditembak Tim Gabungan TNI-Polri, Mantab

Pimpinan KKB Tewas Ditembak Tim Gabungan TNI-Polri, Mantab
TNI di Papua (Merdeka.com)

ASKARA - Operasi Tim Gabungan TNI-Polri di Papua yang menindak anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menuai hasil luar biasa. 

Hasil penindakan pada Minggu (16/8) pukul 06.00 WIT di Markas Kali Kopi Kabupaten Mimika tersebut, seorang pimpinan KKB bernama Hengki Wuamang tewas di lokasi. 

Dalam operasi senyap tersebut, sebelum berhasil menembak Hengki Wuamang yang terkenal sadis, tim telah melakukan penyelidikan ke Markas KKB Kali Kopi. 

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Awi Setiyono, awalnya tim gabungan melakukan penyisiran di sekitaran TKP dan berhasil menemukan barang bukti yang selanjutnya diamankan ke Mako Brimob Den B Mimika.

Barang bukti yang ditemukan adalah 1 pucuk Senjata Api Rakitan, 1 pucuk Sejata Api Jenis Revolver, 1 buah Air Sotf Gun Merk JERICHO, 381 butir peluru tajam berbagai kaliber, 28 Butir Peluru Karet Cal 5.56 MM, 1 buah Magasin Air Soft Gun bertuliskan CAL 4,5 MM, 4 buah Magasin SS1, 1 buah Magasin AK 101. 

Selain itu terdapat uang tunai senilai Rp 22.467.100, 1 lembar Uang Dolar Singapura Pecahan $2, 1 lembar Uang Ringgit Malaysia Pecahan RM1, dan 3 lembar bendera bintang kejora.

Hengki Wuamang bersama Joni Botak saat ini mengambil peran sebagai Kepala Staf Angkatan Darat TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan KODAP III Kali Kopi Timika. Sejak meninggalnya Theni Kwalik Panglima Makodam III Kali Kopi tahun 2018. 

Hengki merupakan orang yang mengajak beberapa KKB Pegunungan Tengah untuk masuk ke Tembagapura guna melakukan aksi gangguan di areal PTFI.

Hengki diketahui ikut Deklarasi KKB Gabungan Papua Di Ilaga, Kabupaten Puncak pada tanggal 1 Agustus 2020 yang bertujuan untuk melakukan aksi gangguan penembakan di Tembagapura. 

Saat ini catatan kejahatan Hengki cukup banyak. Di antaranya terlibat aksi penyanderaan masyarakat dan karyawan PTFI di kampung Banti dan kampung Kimbeli tembagapura tahun 2017.

Pembakaran SD Banti dan RS Banti pada 24 Maret 2018 di Kp. Banti, Tembagapura. Peran Hengki sebagai orang yang menyuruh melakukan sekaligus sebagai pelaku pembakaran. 

Aksi Penembakan pada tanggal 1 Desember 2017 di MP 60-61 Tembagapura. Lalu penyerangan karyawan PT. Freeport Indonesia di Kuala Kencana pada 30 Maret 2020.  

"Korban Graeme Thomas Wael (MD), Ucok Simanulangkit (Luka), Jibril Bahar (Luka). Peran Hengki ikut merencanakan aksi namun tidak turun langsung ke lapangan," jelas Brigjen Awi. (genpi)

Komentar