Jerinx Dilaporkan ke Polisi, Begini Pernyataan Resmi Superman Is Dead
ASKARA - Grup musik cadas Superman Is Dead (SID) memberikan pernyataan resmi terkait dilaporkannya Jerinx ke polisi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali.
Lewat akun resminya di Instagram @sid_offcial, band punk rock asal Bali ini menyatakan dukungan kepada Jerinx SID yang berposisi sebagai drummer.
"Sudah beberapa bulan JRX (Jerinx) getol menyuarakan aspirasi menentang kebijakan beberapa pihak yang dirasa membuat masyarakat makin terpuruk di masa sulit ini, hal ini tentunya mendapat pula dukungan dari keluarga kecil di band yang dibangun bersama-sama hingga berada di titik saat ini," ungkap pihak Superman Is Dead, Rabu (5/8).
Pemilik hits Kuat Kita Bersinar itu berharap, proses hukum yang dilalui Jerinx SID menghasilkan keputusan yang adil.
Selain itu, Superman Is Dead meminta penegakan hukum berjalan transparan.
"Penuh harapan semoga langkah hukum yang ditempuh @gendovara bersama tim dari @gendolawoffice dalam menyikapi kasus ini bisa berujung keputusan yang adil dan tentunya mampu memberi contoh transparansi penegakan hukum yang baik kepada masyarakat luas," sambung akun resmi Superman Is Dead.
Seperti diketahui, Jerinx SID dilaporkan oleh IDI Bali pada 16 Juni 2020. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Syamsi juga sudah membenarkan kabar pelaporan terhadap Jerinx SID.
Kasus ini bermula saat Jerinx SID diduga menyinggung IDI melalui unggahan status di akun media sosial Instagram miliknya.
"Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes covid-19," tulis Jerinx SID saat itu.
Menurut pihak kepolisian, sejumlah saksi dan pelapor juga telah diperiksa terkait aduan tersebut. Sementara Jerinx SID berhalangan hadir pada pemeriksaan pertama. (jpnn)

Komentar