Sebelum Dipotong, Sapinya Ngamuk Terjun ke Parit
ASKARA - Sapi kurban milik warga di Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung terperosok ke parit saat akan disembelih.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Sapi itu terperosok ke parit setelah diturunkan dari truk.
Warga sempat kesulitan mengevakuasi sapi dengan menarik menggunakan tali. Warga akhirnya meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung.
Endang Syaifudin (45), warga setempat mengatakan, sapi kurban itu hendak diturunkan dari mobil namun lepas dan mengamuk kemudian terjun masuk ke dalam parit yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter dari jalan.
"Turun di mobil, lepas terus ngamuk dan masuk ke parit. Sapi punya warga yang mau dikurbankan," ujarnya.
Butuh waktu hingga tiga jam untuk mengevakuasi sapi. Warga bersama petugas membuat papan di parit untuk akses jalan sapi ke atas. Namun, cara itu gagal.
Warga dan petugas kemudian memperbaiki tangga papan itu dengan membuat semacam undakan. Percobaan kedua, sapi dibuat tenang dulu agar tidak stres lalu ditarik menggunakan tali secara perlahan. Sapi berhasil dievakuasi.
Petugas Dinas Damkar Dadang Rahmat mengatakan, evakuasi membutuhkan waktu lama karena bobot sapi.
"Kendala sapinya stres, sudah naik ke atas turun lagi karena banyak warga menonton. Alhamdulillah kita bikin tangga yang lebih bagus lagi," jelasnya.
Rencananya, jika sapi gagal dievakuasi, petugas dan warga bakal menyembelih di parit.
"Kalau sapi tidak naik tadi sudah koordinasi sama DKM sapi bakal dipotong di lokasi," ucap Dadang. (kesatu)

Komentar