Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:09
NEWS

Pewarta Foto Sesalkan Persoalan Etika Memotret Jenazah Korban Covid-19

Pewarta Foto Sesalkan Persoalan Etika Memotret Jenazah Korban Covid-19
Ilustrasi. (Voaislam)

ASKARA - Organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) menyesalkan pernyataan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang menyatakan memotret dan menyebarkan foto jenazah korban Covid-19 adalah tindakan tidak beretika. 

Sekjen PFI Hendra Eka mengungkapkan kekecewaannya. Pernyataan seperti itu tidak seharusnya disampaikan oleh pejabat publik. 

"Seharusnya Pak Wiku (ketua Tim Pakar Gugus Tugas) lebih berhati-hati menyampaikan pendapatnya, apalagi terkait yang bukan kompetensinya. Akan berbahaya jika jurnalis dibatasi dan tidak bisa memotret informasi terkait jenazah Covid-19," ujar pewarta foto Jawa Pos itu, Selasa (21/7).

Hendra Eka menjelaskan, selama yang memotret jenazah korban Covid-19 berkompetensi sebagai jurnalis tentu dianggap sah dan wajar. Karena tidak sembarang orang mendapatkan akses dan bisa memotret untuk keperluan editorial di tempat berbahaya. 

"Jurnalis mendapatkan privilege untuk dapat akses liputan ke tempat-tempat berbahaya sebagai perwakilan mata dan telinga publik. Jurnalis juga selalu mengemukakan informasi untuk kepentingan publik," ujarnya. 

PFI berharap ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dapat meralat pernyataannya yang kurang tepat. 

Sementara itu, PFI telah mendapatkan klarifikasi dan permintaan maaf dari Erdian Aji Prihartanto alias Anji. Pria yang mengaku belum pensiun sebagai artis itu menyampaikan permintaan maaf secara langsung dan terbuka terkait pernyataannya soal foto jenazah korban Covid-19. 

"Anji sudah memmta maaf langsung dengan menelepon saya dan menepati janjinya dengan meminta maaf secara terbuka di Instagram. PFI menerima permintaan maafnya," jelas Hendra Eka. 

PFI berharap dengan selesainya masalah itu, tidak ada lagi pihak-pihak yang mempolitisir atau menunggangi polemik, mendiskreditkan profesi pewarta foto, dan bisa lebih menghargai karya-karya foto jurnalistik.

Komentar