Potensinya Menjanjikan, Pemerintah Mulai Serius Kembangkan Sport Tourism
ASKARA - Wisata olahraga atau sport tourism menjadi salah satu daya tarik menjaring wisatawan. Karenanya pemerintah mulai serius mengembangkannya pada tahun 2021.
Sport tourism menggabungkan olahraga dengan pariwisata. Konsep ini cocok diterapkan di Tanah Air lantaran memiliki keindahan alam yang bisa dijadikan arena cabang olahraga.
"Kami mencoba untuk memulai kembali kepariwisataan khususnya sport tourism. Potensinya luar biasa tetapi karena pandemi sekarang ini maka semuanya terhenti," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali melalui keterangan virtual, Kamis (16/7).
Keseriusan pemerintah ditunjukkan dengan mendorong sport tourism masuk ke dalam agenda peringatan besar pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 2021.
Kemenpora menyadari untuk membangun ekosistem tersebut butuh peran semua pihak. Karena, pengembangan antara olahraga dan pariwisata melibatkan kementerian-kementerian lainnya saling bersinggungan.
Zainudin mencontohkan saat akan mengembangkan sport tourism di bidang olahraga air seperti layar, jetski, hingga selancar harus berkoordinasi dengan Kemenko Marvest hingga Kemenparekraf.
Pemerintah bisa membuat paket bagi turis yang tertarik menjajal sport tourism yang ditawarkan. Dengan demikian, wisatawan bisa menghabiskan waktu cukup lama di Indonesia. Sehingga mampu menambah devisa.
"Negara-negara lain sudah banyak mendorong itu (sport tourism) dan devisanya diharapkan dari situ. Banyak yang bisa kita paketkan dan mendorong mereka (wisatawan) berlama-lama di sini," tuturnya.
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta menambahkan, sejumlah negara tengah bersaing menyelenggarakan ajang sport tourism. Untuk menarik para wisatawan berkunjung ke negaranya.
Indonesia yang memiliki beragam destinasi wisata tentu harus memanfaatkannya semaksimal mungkin dengan menggelar event-event bertaraf internasional.
"Urusan olahraga tantangan dan petualangan ada peluang juga, faktanya olahraga selam, jetski, dayung, selancar angin, lari lintas alam," bebernya.
"Kalau diadakan open turnamen bisa 30 negara datang, karena membuktikan rekreasi dan olahraga menyatu. Jadi potensi wisata tinggi," tandasnya.

Komentar