Cara Baru Berkencan di Tengah Pandemi, Simak Tips dari Pakar Percintaan Ini
ASKARA - Pandemi Covid-19 telah mengubah drastis kebiasaan kaum muda di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perubahan terbesarnya mereka harus terbiasa beraktivitas dari rumah, termasuk membangun dan membina sebuah hubungan.
Oleh karenanya, banyak kaum muda merasa kewalahan akan nasib dari hubungan asmara mereka. Kebiasaan lama yang bisa bertemu langsung, kini sulit karena pertimbangan kesehatan.
Di masa seperti ini, ternyata ada yang menunjukkan keinginan mereka kembali berkencan. Tapi masih ragu untuk bertemu langsung dengan orang baru.
"Mayoritas kaum muda masih merasakan ketakutan akan pandemi ini. Untuk itu mereka merasa perlu menjaga kesehatan dan melindungi diri mereka sendiri," kata pakar percintaan dari Amerika Serikat, Gabi Levi dalam keteranganya, Selasa (7/7).
Aplikasi kencan terpopuler, Tinder memberikan tips-tips paling bijak berkencan di tengah pandemi. Salah satu solusi untuk yang ingin tetap bertemu langsung yaitu hindari kontak fisik, termasuk bersalaman.
Saatnya mempraktikan cara lain menggantikan berjabat tangan, seperti melambaikan tangan sambil mempraktikan bahasa korea misalnya, annyeonghaseyo dan membungkukkan badan sedikit.
Menurut Levi, akan lebih mudah untuk melewati masa-masa seperti ini jika memiliki seseorang untuk berbagi keluh kesah serta bercanda bersama.
"Tetap menggunakan masker dengan benar, dan jaga jarak aman. Gunakan pertemuan kamu ini sebagai langkah awal mengenal dan mempelajari teman baru kamu," terangnya. Sehingga membangun hubungan lebih solid dan serius.
Cara berkomunikasi dengan pasangan juga berubah menjadi lebih terbuka dalam situasi saat ini. Mereka lebih berani mengatakan apa yang mereka inginkan.
"Mereka lebih menghargai keinginan pribadi mereka, yaitu mendapatkan hubungan yang lebih serius," ungkap Levi.
Meski sebagian online daters memilih melakukan kencan pertama mereka lewat video call ketimbang secara langsung. Hal itu dapat mencegah naksir seseorang yang tidak tepat.

Komentar