Minggu, 12 Juli 2026 | 12:46
TRAVELLING

Destinasi Wisata Tersembunyi di Pulau Morotai

Air Terjun Bunga Kokota, Lipatan Birahi Bidadari Surga

Air Terjun Bunga Kokota, Lipatan Birahi Bidadari Surga
Air Terjun Bunga Kokota (foto by ; Hisbullah)

ASKARA – Air Terjun Bunga Kokota adalah satu dari sekian wisata yang terletak di Kabupaten Pulau Morotai, Sebagai daerah yang masuk dalam sepuluh destinasi pariwisata nasional, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, mulai menyiapkan beberapa program yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata, salahsatunya ialah Wisata Air Terjun Bunga Kokotai.

Wisata yang berlokasi di Desa Rahmat, Kecamatan Morotai Timur, Jarak tempuhnya, Sekitar 1 km dari Desa induk Rahmat. Namun pada tahun 2014, lokasi didekat air terjun ini mulai dihuni masyarakat yang sekarang diberinama Dusun Bakulu, dari Dusun Bakulu, jarak tempuh ke wisata Air Terjun Bunga Kokota sangat dekat, jaraknya sekitar 500 Meter dari pemukiman warga setempat.

Sebagai bagian dari salah satu wisata di Morotai, Air Terjun Bunga Kokota mungkin belum banyak di kenali luas oleh kalangan masyarakat Kabupaten Pulau Morotai secara umum, dan bahkan mungkin belum di ketahui banyak oleh wisatawan lokal, nasional, dan manca negara.

Namun baru-baru ini, Dinas Parawisata Kabupaten Pulau Morotai mendatangi tempat tersebut, dan mengambil sempel dokumentasi serta wawancara yang bersifat sosialisasi pada masyarakat, guna memberikan pemahaman sadar wisata di Kabupaten Pulau Morotai.

Tak terlepas sosialisasi bersama masyarakat setempat, Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai juga telah memprogramkan untuk memfasilitasi sejumlah kebutuhan wisata air terjun bunga Kokota. Hal itu berdasarkan hasil pertemuan Pemerintah Desa dan Pemerintah Daerah beberapa waktu lalu.

“Baru baru ini, ada dari Pemda turun melakukan kunjungan di air terjun dan juga sosialisasi sadar Wisata dengan Masyarakat, Rencananya Pemda akan kembangkan Wisata Air Terjun itu,” ungkap mantan Kades Rahmat, Kecamatan Morotai Timur, Salmun Kurung, yang pernah pernah melakukan sosialisasi bersama Pemkab saat dirinya menjabat Kades.

Sebagai lokasi yang masih kurang di minati oleh kalangan wisatawan. Yang mungkin karena masih kurangnya informasi tentang wisata tersebut. Awak media, kemudian mendatangi beberapa komunitas pemerhati wisata yang bergerak di bidang riset dan penilitian. Komunitas gapura adalah komunitas yang sudah lama bergerak di bidang ini. Namun hasil risetnya belum di publikasi, karena terkendala beberapa hal teknis lainnya.

Ketua Komunitas Gapura Morotai, Hasbullah Tohau mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan riset di air terjun itu dari prespektif sejarah, dan ternyata kata Hasbullah, Air Terjun itu merupakan tempat paling penting di masa perang dunia ke dua.

“Kami telah meriset air terjun bunga Kokota dari prespektif sejarah dibeberapa waktu lalu, ternyata lokasi ini punya peran penting di masa perang dunia kedua,” cerita Hasbullah, selaku Ketua Komunitas Gapura Morotai," terangnya.

Dulu di masa pendaratan sekutu di Morotai, lanjutnya, lokasi ini pernah di masuki tentara sekutu, saat mengejar tentara Jepang. Tak jauh dari lokasi ini, ada radar sekutu yang digunakan pada masa perang. Tepat di kolam Balo, perbatasan Sangowo dan Rahmat, menurut keterangan tetua yang juga bagian dari veteran Morotai, bahwa dulu di pantai air terjun Bakulu.

“Pernah sekutu mendaratinya, dan memberi bantuan pada masyarakat pribumi Morotai berupa makanan dan pakaian. Hal itu adalah hasil wawancara saya dan para tetua di kampung desa rahmat,” ungkap Ketua Komunitas gapura morotai Hasbullah Tohau.

(kabardaerah)

Komentar