Senin, 08 Juni 2026 | 06:05
NEWS

Seniman Bisa Bertukar Pikiran di Masjid Amir Hamzah

Seniman Bisa Bertukar Pikiran di Masjid Amir Hamzah
Penandatanganan peresmian Masjid Amir Hamzah. (Pemprov DKI)

ASKARA - Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla meresmikan penggunaan Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (3/7).

Didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria, peresmian masjid sekaligus menandai satu tahun proses revitalisasi TIM.

Jusuf Kalla mengatakan, hadirnya Masjid Amir Hamzah menunjukkan semangat gerakan masyarakat untuk memakmurkan masjid, begitu pun sebaliknya masjid yang memakmurkan masyarakat di sekitarnya. Guna melahirkan karya-karya terbaik di masa depan, para seniman juga dipersilahkan untuk memanfaatkan masjid.

"Masjid, apalagi berada di daerah TIM ini daerah para seniman kita yang seniman itu kan tujuannya adalah memperhalus hati dan mengekspresikan sesuatu dengan sangat baik. Kepada seniman tentu kita harapkan memanfaatkan, memakmurkan masjid dengan cara yang berbeda-beda. Di samping ukhuwah juga mendapatkan suatu ide yang mendapatkan petunjuk dari Allah SWT bagaimana kita mempunyai seniman yang bermanfaat terhadap masyarakat, keindahan kepada masyarakat," paparnya.

Gubernur Anies menyampaikan apresiasi terhadap pengerjaan Masjid Amir Hamzah yang tepat waktu oleh PT Jakpro. Meskipun adanya pandemi Covid-19 sempat menghambat pembangunan, namun target dapat berjalan dengan baik. 

"Dan insya Allah nantinya akan menjadi bagian dari cerita tentang karya-karya yang muncul dari Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki," katanya.

Anies berharap agar masjid ini mampu memunculkan berbagai macam karya dengan pertumbuhan dan perkembangan ide gagasan dari para seniman di TIM. Masjid juga bukan sekadar tempat beribadah namun menjadi tempat bertukar pikiran para seniman dari seluruh Indonesia bahkan dunia.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Amir Hamzah Eko Wahyu Wibowo menambahkan, peresmian Masjid Amir Hamzah yang dinantikan selama tujuh tahun sejak 2013 diharapkan juga dapat melahirkan seniman baru.

"Masjid Amir Hamzah ini bukan semata sebagai tempat untuk sekadar ibadah tetapi di dalam sejarah juga sebagai tempat ilmuwan muslim bertukar pikiran di sini. Bapak Nurcholish Madjid juga pernah diskusi di sini. Para seniman muslim, Pak Taufiq Ismail juga pernah berkarya di sini, dan lain sebagainya," jelas Eko.

"Sehingga ruhnya betul-betul dinantikan oleh semua masyarakat di Kawasan Taman Ismail Marzuki ini. Semoga dengan masjid yang baru ini, kiprahnya akan lebih di bidang amaliyah, ubudiyah maupun di ibadah nanti," tambahnya.

Komentar