Simak, Ini Cara Membedakan Bakso Segar dan Tidak
ASKARA - Bakso memang salah satu dari sekian banyak makanan favorit orang Indonesia. Tidak hanya menu utamanya saja, kombinasi dari bakso sendiri menjadi bahan yang menambah kenikmatan hidangan tersebut.
Sehingga sangat penting untuk menjaga kualitas bakso agar tetap lezat dikonsumsi.
Hal itu yang sehari-hari dilakukan oleh Dedy Putrak Kusuma selaku pengusaha bakso.
Menurut Dedy, terdapat beberapa cara yang dilakukan untuk menjaga kualitas jualannya.
"Menjaga kualitas bakso tentu adalah hal yang sangat penting, karena itu bahan utama yang kami jual untuk konsumen. Kalau menjanjikan pasti akan datang lagi," jelas Dedy, spemilik Baso Aci Ngangenin Pondok Bahar, Tangerang.
Berikut 4 cara membedakan bakso segar atau tidak menurut Dedy Putrak Kusuma:
1. Warna bakso
Bakso dengan warna abu-abu gelap, menandakan menggunakan daging segar dengan jumlah banyak. Bila bakso tidak segar dan menggunakan banyak pengawet warnanya abu terang.
2. Aroma bakso
Penting untuk mencium aroma bakso terlebih dahulu sebelum memakannya. Bakso yang segar akan memiliki aroma yang tidak menyengat.
Sebaliknya, bila bakso tersebut tidak segar akan tercium aroma kurang sedap.
3. Tekstur bakso
Setelah memastikan aroma bakso aman, tidak ada salahnya memerhatikan tekstur dari bakso tersebut.
Bila tingkat kekenyalannya cenderung garing. Berarti bakso tersebut memiliki kualitas yang baik.
4. Tempat dagang
Hal terakhir yang perlu diperhatikan yakni tempat berjualan. Kebersihan saat memasak dapat menentukan kualitas makanan yang akan disajikan.
Sehingga dapat lansgung dinilai. Tempat berjualan yang bersih dapat memberikan kualitas terbaik untuk makanannya. (genpi)

Komentar