Selasa, 16 Juni 2026 | 14:49
NEWS

Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Terapkan Protokol Kesehatan dengan Dua Gelombang

Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Terapkan Protokol Kesehatan dengan Dua Gelombang
Ilustrasi. (Yesiaftania.wordpress)

ASKARA - Pelaksanaan Ujian Tes Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) 2020 pada kondisi normal baru harus mengutamakan kesehatan semua komponen yang terlibat. 

Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nizam mengatakan, penerapan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Tentu bagi kita keamanan seperti disampaikan pak menteri. Kesehatan dan keamanan ini menjadi konsen utama kita, tidak hanya peserta tapi para pelaksana, pengawas dan semuanya," katanya kepada media, Rabu (26/6).

Tes UTBK tahap pertama akan diselenggarakan 5-14 Juli dan tahap kedua 20-29 Juli. Pengumuman tes UTBK-SBMPTN pada 20 Agustus. 

Pelaksanaannya per hari diubah dari empat menjadi dua sesi dengan rincian perubahan waktu pada sesi pertama pukul 09.00-11.15 dan sesi dua pukul 14.00-16.15 Waktu Setempat. 

Nizam menuturkan, tes UTBK dengan dua gelombang demi menghindari risiko penyebaran Covid-19. Jeda waktu selama 2 jam 45 menit digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi.

"Kita sepakati ada dua gelombang. Pertama, calonnya itu sudah ada di tempat akan diselenggarakan tes dan kebetulan tempat tesnya sudah sangat siap," jelasnya. 

Untuk yang sulit meninggalkan kota/kabupatennya karena penuh risiko maka akan dilayani 20-29 Juli pada gelombang kedua.

"Dengan begitu tidak perlu ada transportasi lintas provinsi dari daerah yang berbahaya ke daerah lain yang masing-masing menerapkan protokol," ujar Nizam.

Bahkan calon peserta yang belum dapat ikut tes karena alasan tertentu akan mengikuti tes UTBK di lokasi Mitra UTBK Tambahan. Pusat UTBK PTN bekerja sama dengan SMA/SMK/MA Mitra yang memenuhi persyaratan.

Komentar