Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:54
NEWS

Tak Hanya Satu, Tubuh Warga Kulit Hitam George Floyd Ditekan 3 Polisi Hingga Mati

Tak Hanya Satu, Tubuh Warga Kulit Hitam George Floyd Ditekan 3 Polisi Hingga Mati
Tangkapan layar foto pembunuhan George Floyd dari sisi lain (Instagram)

ASKARA - Musisi Rage Against the Machine dan Audioslave, Tom Morello mengunggah postingan penyebab kematian pria keturunan Afrika-Amerika, Georgle Floyd yang meninggal dunia tertekan lutut petugas kepolisian Minneapolis.

Foto yang diunggahnya tersebut, nampak berbeda dari video yang tersebar sebelumnya oleh Darnella Frazier. Dalam video yang direkam Darnella yang  menekan leher Floyd nampak hanya sosok Derek Chauvin.

Namun dalam postingan Morello, nampak tiga petugas kepolisian lainnya juga menekan tubuh Floyd. Dalam keterangan foto yang diunggahnya itu. Morello mengatakan tidak akan ada reaksi jika tanpa ada bukti foto maupun video.

"Tidak akan ada yang terjadi tanpa video itu. Tidak akan ada pemberontakan di tingkat nasional," ujar Morello dalam Instagramnya dikutip Askara, Kamis (4/6). 

Menurut Morello, siapapun yang bertindak melanggar maka akan mendapatkan balasannya atas apa yang dilakulannya. 

"Dan ingat, di semua kasus, jika ada orang yang dibunuh ketika kelompok lain sedang melakukan tindakan ilegal, semua anggota kelompok itu akan dihukum atas pembunuhan, bukan cuma sebagai kaki tangan," tutur Morello.

Bahkan Morello menilai tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian Minneapolis tersebut merupakan tindakan rasisme yang sistematis. Dan meminta masyarakat untuk tidak berhenti menggaungkan diri dalam menentang rasisme.

"Jadi ya sudah sangat jelas jika rasisme dan kekerasan polisi yang secara sistematis tidak akan hilang begitu saja. Jadi ayo pertahankan, ini baru permulaan," tandasnya. 

Awalnya, Floyd diduga berbelanja di sebuah toko swalayan dengan menggunakan uang palsu. Dalam video yang beredar, Floyd ditangkap dan diborgol hingga menyentuh aspal. Kemudian  lehernya ditekan dengan lutut oleh Chauvin, hingga akhirnya tubuhnya tidak bergerak kembali. Setelah di bawah ke rumah sakit nyawanya tidak tertolong.

Kematian Floyd memperkental persoalan rasisme yang terjadi di Amerika Serikat selama ini dan mengundang reaksi amarah ribuan massa baik dari AS maupun negara lainnya. 

Komentar