Minggu, 12 Juli 2026 | 17:31
TRAVELLING

Gratis Untuk Tenaga Kesehatan

Festival Libur Lebaran Atourin, Jelajah 12 Destinasi Selama 2 Minggu

Festival Libur Lebaran Atourin, Jelajah 12 Destinasi Selama 2 Minggu
Festival Libur Lebaran 2020

ASKARA - Keberadaan teknologi tentu perlu dimanfaatkan sedemikian rupa sehingga bisa memberikan pengalaman dan pandangan pariwisata yang lebih lengkap dan baik.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, perusahaan teknologi pariwisata Atourin mengadakan tur virtual. Kegiatan itu dinamai Festival Libur Lebaran 2020. Rangkaian tur virtual itu dimulai pada 26 Mei hingga 7 Juni. Akan ada virtual tour menjelajahi 12 destinasi selama 2 minggu.

“Kami ingin memberikan pengalaman wisata gaya baru yang bisa dinikmati oleh wisatawan kala pandemi (virus corona),” ujar Pimpinan Eksekutif (CEO) Atourin, Benarivo Triadi Putra melalui keterangannya ditulis Sabtu (23/5).

Benarivo menjelaskan, tur virtual akan mengunjungi 12 destinasi di seluruh Indonesia. Ada harga spesial untuk kamu yang ikut beberapa destinasi sekaligus loh! Cukup #dirumahaja kamu bisa keliling Indonesia!

"Kami mendefinisikan tur virtual tour sebagai aktivitas tour yang dilakukan melalui dan menggunakan platform dalam jaringan (daring) yang tersedia baik platform yang gratis maupun berbayar," terangnya.

Destinasi yang akan dikunjungi melalui tur virtual, yaitu Pulau Belitong, Sumba, Banjarmasin, Yogyakarta, Poso, Natuna, Labuan Bajo, Tanjung Puting, Gunung Rinjani, Danau Toba, Desa Adat Baduy, dan Raja Ampat.Tiap tur virtual durasi antara 2 jam hingga 3 jam. Peserta tur virtual akan didampingi pemandu wisata daerah setempat.

"Kami memberikan tiket gratis kepada Tenaga Kesehatan seluruh Indonesia. Harapannya bisa menjadi relaksasi dan hiburan bagi mereka yang berjuang menangani Covid-19," tambahnya.

Adapun sejumlah penyedia layanan virtual gratis seperti Zoom, Google Maps dan Street View dapat dipergunakan secara maksimal. Secara umum virtual tour dapat dijalankan di manapun dan dapat diikuti oleh siapapun asalkan terhubung dengan sambungan internet/dalam jaringan.

"Pelaksanaannya akan melibatkan pengalaman visual berupa foto-foto obyek wisata, audio serta video berupa penjelasan pemandu wisata atau interaksi antara pemandu wisata dan wisatawan peserta tur," jelas Benarivo.

Sebelumnya, Atourin mengadakan pelatihan daring gratis terkait manajemen tur virtual untuk para pemandu wisata di seluruh Indonesia. Pelatihan pertama diadakan pada 25 April. Pelatihan kedua pada Sabtu, 9 Mei.

Para pemandu pariwisata yang telah mengikuti pelatihan itu akan mendapatkan penghasilan melalui kegiatan tur virtual yang berbayar tersebut, "Pariwisata merupakan salah satu industri yang paling terkena dampak dari adanya pandemi saat ini," kata Pimpinan Keuangan dan Kemitraan Atourin, Johar Zauhariy.

Komentar