Rabu, 17 Juni 2026 | 19:57
NEWS

Perjalanan Karier Laksamana TNI Yudo Margono yang Kini Menjabat KSAL

Perjalanan Karier Laksamana TNI Yudo Margono yang Kini Menjabat KSAL
KSAL, Laksamana Yudo Margono (Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden-Puspen TNI)

ASKARA - Laksamana TNI Yudo Margono resmi diangkat dan dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, 26 November 1965, itu merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan XXXIII/1988.

Karier Yudo Margono memang moncer. Pada tahun yang sama, ia meniti awal kariernya dengan menjabat sebagai Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988).

Terus menanjak, Yudo pun dipercaya untuk menjabat Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364 dan Palaksa KRI Fatahillah 361.

Kesuksesan dalam mengemban misi yang diterimanya, suami dari Veronica Yulis Prihayati itu pun didapuk menjadi Komandan KRI Pandrong 801, KRI Sutanto 877, hingga KRI Ahmad Yani 351.

Berkat kesuksesannya menjabat sebagai komandan berbagai kapal perang TNI Angkatan Laut itu, Yudo Margono kemudian dipercaya sebagai Komandan Lanal Tual pada tahun 2004—2008.

Berikutnya, sebagai Komandan Lanal Sorong pada tahun 2008—2010 serta mendapatkan tugas yang cukup besar dengan menjabat Komandan Satkat Koarmatim pada tahun 2010—2011, Komandan Satkor Koarmatim pada tahun 2011—2012, dan Komandan Kolat Armabar pada tahun 2012—2014.

Selanjutnya, pada tahun 2014—2015 Yudo yang memiliki tiga anak itu diberikan amanah sebagai Paban II Opslat Sops Mabesal, Komandan Lantamal I Belawan pada tahun 2015—2016, dan Kepala Staf Koarmabar pada tahun 2016—2017.

Selanjutnya, pada tahun 2017—2018 Yudo dipercaya untuk menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan naik pangkat menjadi bintang dua.

Tak berselang lama, Yudo pun menjabat Panglima Komando Armada RI Wilayah Barat (Pangarmabar) pada tahun 2018. Selanjutnya, Armabar berubah nama menjadi Armada I. Posisi Yudo Margono sebagai Pangarmada I pada tahun 2018—2019.

Setelah itu, Yudo Margono menjabat sebagai Panglima Kogabwilhan I pada tanggal 24 September 2019. Jabatan barunya itu sebagai Pangkogabwilhan I membuat karier Yudo makin moncer karena berhasil melaksanakan misi yang diembannya.

Mulai dari tugas operasi militer maupun operasi bantuan kemanusiaan, seperti Operasi Siaga Tempur Laut berupa pengusiran kapal ikan asing yang berada di Laut Natuna, Operasi Kemanusiaan Penanganan COVID-19 dengan membawahi empat komando tugas gabungan terpadu (kogasgapad), yaitu di Natuna, Pulau Sebaru, RSD Pulau Galang, dan RSD Wisma Atlet Kemayoran.

Kini, Presiden Jokowi menaikkan pangkat Yudo Margono satu tingkat, dari laksamana madya menjadi laksamana.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Yudo mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/5).

Yudo pun mengaku dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

"Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit," tegas Yudo Margono. (genpi)

Komentar