Senin, 08 Juni 2026 | 02:53
TRAVELLING

Simbol Jiwa Prajurit Matra Laut

Monumen Van Speijk, Ikon Baru Koarmada II di Jawa Timur

Monumen Van Speijk, Ikon Baru Koarmada II di Jawa Timur
Monumen Van Speijk

ASKARA - Monumen kapal perang (KRI) tipe Van Speijk, atau lebih mudah disebut Monumen Van Speijk menjadi daerah Jawa Timur. Lokasinya terletak di pintu gerbang utama Markas Komando Armada II.

Monumen Van Speijk dibangun sebagai simbol jiwa prajurit matra laut dan semangat serta tekad yang kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Angka 354 pada monumen tersebut berasal dari salah satu alutsista yang memperkuat jajaran Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, yakni KRI Oswald Siahaan, sebagai kapal perusak kawal rudal yang mempunyai kemampuan anti kapal permukaan, anti kapal selam dan anti pesawat udara.

"Oswald Siahaan sendiri adalah nama dari seorang prajurit TNI AL yang gugur dalam pertempuran Teluk Sibolga pada 9 Mei 1947," ujar Pangarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto usai meresmikan monumen belum lama ini.

Sedangkan angka 354 di lambung KRI Oswald Siahaan, jelasnya, dipilih menjadi replika Monumen Van Speijk, sebagai pertimbangan bahwa selama ini berperan aktif di berbagai operasi dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Dalam pembangunan monumen Van Speijk yang dimulai sejak awal bulan Maret 2020, dengan perbandingan 66 % dari ukuran kapal yang sebenarnya.

Orang nomor satu di Koarmada II ini memiliki andil besar lewat desain yang dibuat dan bentuk bangunan yang sama dengan aslinya.

Komentar