Senapan Angin Tembus Ribuan Meter, Solusi Baru Pertahanan
ASKARA - Semua berawal dari mimpi ketika karya besar bisa diwujudkan menjadi kenyataan.
Dialah Rudy Sumardi, bapak dari lima orang anak yang memiliki hobi merekayasa teknologi, termasuk senapan angin.
Baginya, teknologi sudah menjadi bagian dari makanan sehari-hari. Dia selalu memikirkan bagaimana supaya menu masakan menjadi makanan enak dan dinikmati semua orang.
Telah banyak karya yang Rudy ciptakan dan semua dipersembahkan untuk bangsa Indonesia.
"Karena saya orang Indonesia jadi karya saya ini adalah 100 persen karya anak bangsa Indonesia," katanya, Sabtu (16/5).
Termasuk rekor dunia MURI pernah Rudy dapatkan. Pendiri MURI Jaya Suprana pernah dibuatnya terheran-heran.
"Kok bisa berkomunikasi jelas tanpa jarak batas dari HT ke HP secara gratis dengan kualitas suara digital?" tanya Jaya Suprana ketika memberikan Rekor MURI di tahun 2017.
Rudy yang juga punya hobi kuliner ini ternyata gemar dengan senapan angin. Sudah ada beberapa senapan angin karya Rudy dengan kualitas yang bisa disejajarkan dalam tingkat dunia.
Keinginan Bertemu Menhan
Salah satu keinginan Rudy yaitu mengusulkan sebuah gagasan "Penghematan Anggaran Pertahanan Negara".
Dikatakan Rudy, kalau hanya untuk latihan dar der dor, negara tidak perlu mengeluarkan anggaran boros untuk membeli senjata termasuk pelurunya. Dengan peluru mesiu (api) untuk latihan pasti mahal sekali.
"Pakai senapan buatan saya dengan kualitas sama dan sekaligus penghematan anggaran per pelurunya. Juga tidak bahaya karena bukan senjata api. Senapan oksigen yang saya ciptakan ini mampu tembus tembak 1500 meter per detik diukur dengan alat Chrono yang mencatat kecepatan dan kekuatan tembakan peluru," papar Rudy.
Air Menjadi Api
Selain itu, Rudy pernah berkhayal suatu saat nanti akan dapat merubah air menjadi api. Di mana ketika api sudah keluar maka dapat menghidupkan generator dan alat lain yang bisa hidup dengan api sehingga rakyat Indonesia tidak perlu susah memiliki tenaga listrik.
Menurut Rudy, alat itu sudah dibuatnya. Dan menurut rencana akan didaftarkan ke Rekor Dunia MURI, namun akibat situasi pandemi virus corona saat ini, keinginan itu menjadi tertunda.
Di masa pandemi Covid-19 ini, kesibukan Rudy diahlikan dengan menyelesaikan alat yang disebutnya sebagai Nano Ozon Herbal Anti Virus Corona.
"Saya berharap semoga semua karya saya bisa bermanfaat dan berguna untuk bangsa," harap Rudy.

Komentar