Kamis, 04 Juni 2026 | 08:15
NEWS

Program DTS 2020 Online Academy Batch 2 Kembali Dibuka, Jangan Ketinggalan

Program DTS 2020 Online Academy Batch 2 Kembali Dibuka, Jangan Ketinggalan
DTS Online Academy Batch 2 (Dok Kominfo)

ASKARA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan beasiswa pelatihan Program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 Online Academy Batch 2, untuk 15.200 peserta yang beruntung.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar menyebutkan, pelatihan ini sebagai persiapan sumber daya manusia untuk mendukung transformasi digital di Indonesia menuju Industri 4.0.

"Melalui Program DTS 2020 Online Academy, Kominfo memberikan beasiswa pelatihan dan sertifikasi untuk peserta terpilih untuk meningkatkan keterampilan di bidang teknologi informasi dan komunikasi," ujarnya, Rabu (13/5).

Meskipun di tengah pandemi Covid-19 saat ini, namun tidak menjadi penghalang pelatihan ini tetap dilakukan. "Dalam kondisi seperti ini tidak menghambat atau mencegah kita untuk melakukan pembelajaran dari rumah. Program DTS ditujukan untuk pengembangan SDM TIK agar mampu memasok keahlian yang diperlukan dalam era digital bahkan diharapkan bisa mengurangi jumlah pengangguran," tuturnya.

Mengutip data World Economic Forum, proyeksi kebutuhan tenaga kerja bidang TIK secara global bahkan telah mencapai 600 ribu orang setiap tahunnya. "Saat ini kita mengalami yang namanya tranformasi digital. Kebutuhan tenaga kerja TIK utk menengah dan besar sebanyak 323.662 ribu orang. Belum termasuk kategori kecil yang jumlahnya puluhan ribu," ungkapnya.

Ia pun optimistis bisa mewujudkan peningkatan ekonomi digital, terlebih saat ini pasar ekonomi digital di ASEAN Indonesia adalah yang paling tinggi.

"Kita lihat generasi muda sangat antusias ke pasar digital, gaya hidup mendukung untuk tumbuhnya ekonomi digital. E-commerce di Indonesia pasti cepat akan meningkat. Jadi Indonesia harus mengantiisipasi dan menyiapkan diri menyambut era ekonomi digital," tuturnya.

Pembukaan Online Academy Batch 2 adalah upaya Kementerian Kominfo untuk membuka kesempatan masyarakat untuk mengikuti pelatihan selama masa pandemi, di mana batch 1 kemarin sudah dimulai pada minggu kedua April dan sebagian pelatihan masih berlangsung. 

"Untuk Batch 2 dibuka bagi mereka yang kemarin tidak lolos di tahap pertama. Tapi, bagi yang sudah pernah diterima dan mengikuti pelatihan Batch 1 tidak dapat lagi ikut Batch 2. Untuk memberi kesempatan kepada yang lain," jelasnya.

Online Academy Batch 2 digelar dengan dukungan Global Technology Company seperti Dicoding, Facebook, Google, Microsoft dan Progate.

"Materi pelatihan yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kominfo bekerja sama dengan Global Technology Company. Peserta Online Academy akan belajar secara mandiri secara daring dan peserta mengatur waktu belajar secara mandiri dan terjadwal sesuai dengan waktu yang telah ditentukan," jelasnya. 

Terdapat delapan tema pelatihan dalam Program DTS 2020 Online Academy Batch 2, yakni  Associate Cloud Engineer (Google), Digital Skills (Microsoft), Android Developer (Dicoding), iOS  Developer (Dicoding), Augmented Reality (Dicoding), Programming: HTML, CSS, Javascript (Progate), Digital Entrepreneurship (Google) dan Digital Entrepreneurship (Facebook).

"Pendaftaran sudah dibuka mulai tanggal 12 Mei 2020 sampai nanti 31 Mei 2020. Pelatihan akan dimulai minggu kedua bulan Juni 2020," jelas Basuki.

Bahkan, seluruh pelatihan juga terbuka untuk penyandang disabilitas, bahkan dapat diikuti secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. 

"Tentu karena berlangsung secara daring  sarana prasarana disediakan oleh peserta secara mandiri," jelasnya.

Tahun 2020, Program DTS menargetkan bisa menjangkau 60 ribu orang peserta dari seluruh Indonesia. Selain Online Academy, dalam Program DTS terdapat Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Coding Teacher Academy, dan Thematic Academy. Tahun 2020 dengan target peserta 60 ribu orang seluruh Indonesia, Program DTS ditambah dengan Regional Development Academy dan Digital Entrepreneurship. 

Pihaknya juga tengah menyiapkan pendampingan dan aplikasi Simonas, guna memfasilitasi bertemunya talenta digital dengan peluang kerja dan usaha di berbagai perusahaan teknologi atau peluang wirausaha lainnya.

Komentar