Minggu, 12 Juli 2026 | 18:37
TRAVELLING

Serunya Berselancar di Pantai Pulau Panaitan

Serunya Berselancar di Pantai Pulau Panaitan
Berselancar di pantai Pulau Panaitan. (Dispar.bantenprov)

ASKARA - Pantai di Pulau Panaitan, Ujung Kulon, Pandeglang, Banten merupakan destinasi wisata yang disebut wisatawan sebagai surga tersembunyi. 

Kawasan pulau tersebut menyimpan banyak keindahan alam yang bisa dinikmati.

Pantai di Pulau Panaitan selain memiliki pemandangan yang eksotis juga sangat cocok digunakan sebagai olah raga surfing bagi para pencinta selancar. Namun ombaknya hanya bisa ditemui sewaktu-waktu seperti pada bulan April hingga November.

Para wisatawan khususnya pencinta selancar ternyata sudah mengetahui waktu munculnya ombak di Pulau Panaitan. Karena biasanya pada bulan April hingga November tidak sedikit wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang ke pulau itu.

Selain memiliki ombak yang cocok untuk berselancar, pulau itu juga memiliki spot diving atau menyelam karena di bawah laut Pulau Panaitan tumbuh terumbu karang yang sangat mempesona.

Sepanjang jalan menuju Pulau Panaitan wisatawan juga bisa menikmati keindahan laut Pandeglang, karena jalur menuju pulau menyusuri pinggir pantai. 

Data Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pulau Panaitan memiliki luas 17.000 hektare. Pulau itu juga memiliki nilai sejarah sejak peradaban Hindu Kuno. Hal itu dibuktikan dengan adanya arca atau Patung Batu Ganesha di Puncak Gunung Raksa.

Gunung Raksa yang memiliki tinggi 360 MDPL bisa diakses para wisatawan. Dulu, selain Arca Ganesha, di puncak gunung juga ditemukan Arca Siwa. Tapi sayangnya Arca Siwa sudah tidak ditemukan lagi sekarang, arca itu hilang dicuri orang tidak bertanggung jawab. Tetapi pada akhirnya bisa ditemukan kembali. Meski begitu, arca tidak dibawa lagi ke tempat asalnya melainkan disimpan di Museum Sri Baduga, Bandung. 

Pulau Panaitan terletak paling barat Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, tepatnya di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. (dispar.bantenprov)

Komentar