Selasa, 09 Juni 2026 | 10:08
NEWS

Hari Palang Merah, Meneguhkan Kembali Prinsip Kepalangmerahan

Hari Palang Merah, Meneguhkan Kembali Prinsip Kepalangmerahan
Palang Merah Sedunia (Banglatribune.com)

ASKARA - Sebagai perhimpunan nasional di Indonesia, Palang Merah Indonesia (PMI) memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sedunia yang jatuh pada tanggal 8 Mei. 

Sekretaris Jenderal PMI, Sudirman Said menegaskan, peringatan ini dimanfaatkan sebagai momen untuk memberikan apresiasi bagi tim medis dan relawan yang bertugas menangani Covid-19. Serta untuk menggalang semangat kebersamaan melawan wabah penyakit yang tengah melanda dunia saat ini.

"PMI membuat sebuah kampanye untuk membangkitkan semangat dan motivasi antar sesama dalam menghadapi Covid-19. Mengapresiasi para petugas medis dan petugas kemanusiaan," ujar Sudirman Said, Jumat (8/5). 

Kampanye yang dijalankan menyesuaikan tema peringatan kali ini yaitu 'Kita Hadapi Bersama'. Karena situasi ini bukan hanya masalah tim medis, relawan, atau petugas kemanusiaan semata. 

"Ini adalah masalah kita bersama yang harus kita hadapi bersama-sama. Inilah inti dari tema yang kita angkat," katanya.

Senada, Presiden Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC), Francesco Rocca mengatakan krisis Covid-19 telah menghubungkan semua pihak peduli dan bersolidaritas. 

Terutama menyangkut dengan keselamatan dan kesejahteraan setiap individu, dan hal ini juga menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warga seluruh dunia.  

"Dampak sekunder Covid-19 ini juga besar, seperti kemiskinan dan ancaman kerawanan pangan bagi jutaan orang di seluruh dunia. Hal ini harus menjadi perhatian utama dan harus menjadi peringatan masyarakat internasional," tutur Francesco Rocca.

Peringatan 8 Mei dilakukan PMI dengan menggelar beragam kegiatan berbasis dalam jaringan (daring) dan memanfaatkan media sosial.

Komentar