Kim Jong Un Muncul, Ini Reaksi Donald Trump
ASKARA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump merespons kemunculan Presiden Korea Utara Kim Jong Un di hadapan publik, Jumat (1/5) lalu. Dalam siaran televisi Kim Jong Un nampak sehat saat membuka pabrik pupuk di Sunchon, Pyongyang.
Trump mengaku bahagia setelah mengetahui Kim dalam kondisi yang sehat, hal itu disampaikan Trump melalui akun Twitternya.
"Tentunya aku sangat senang melihat dia kembali, dan baik-baik saja!" sebut Trump dalam cuitannya yang dikutip Askara, Minggu (3/5).
Puluhan ribu nitizen ikut berkomentar di postingan Trump dengan 20 ribuan retweet dan menyukai.
Sebelumnya, Kim dikabarkan kritis usai menjalani operasi kardiovaskular pada 12 April lalu. Namun para pejabat pemerintah Korea Selatan, dan juga China membantah sejumlah kabar kritisnya pria berusia 36 tahun itu. Termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Kim tidak dalam kondisi kritis.
"Saya pikir laporan itu tidak benar," kata Trump beberapa waktu lalu.
Selain itu, ada juga isu bahwa Kim telah meninggal dunia. Namun melalui sumber Reuters (24/4) informasi tersebut dibantah, dan kondisi Kim masih hidup dan akan kembali menampakkan diri di publik dalam waktu dekat ini.
Sementara, informasi dari intelijen AS menyebutkan, Kim diketahui memang bermasalah dengan kesehatan, namun tidak ada alasan disimpulkan bahwa Kim mengalami sakit parah.
Diketahui, Korea Utara merupakan salah satu negara dunia yang paling terpencil bahkan tertutup, Reuters sendiri secara independen belum dapat informasi detail terkait kondisi Kim.
Bahkan postingan media pemerintah Korea Utara terakhir kali tidak mengabarkan kondisi Kim, melainkan melaporkan pertemuan Kim pada 11 April lalu, selain itu media pemerintah Korut juga tidak melaporkan bahwa Kim menghadiri ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung, pada 15 April lalu, yang merupakan perayaan penting ulang tahun di Korea Utara.
Kim Jong Un lahir di Pyongyang, Korea Utara pada 8 Januari 1984 lalu. Ia merupakan cucu dari Kim Il Sung, dan putra bungsu Kim Jong Il. Suami dari Ri Sol-ju ini diketahui sudah menjadi pimpinan tertinggi di Korea Utara sejak 2011 dan hingga saat ini.

Komentar