Fasilitas Lengkap dan Nyaman, Hotel Swissbel Losari Jadi Tempat Karantina ODP
Relawan Kemanusiaan Bisa Bekerja Maksimal
ASKARA - Fasilitas yang lengkap dan nyaman di Hotel Swissbel Losari membuat para relawan kemanusiaan bisa bekerja maksimal. Mereka menjadi pendamping bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP) atau Orang Tanpa Gejala (OTG).
Hotel Swiss Bel Pantai Losari merupakan hotel yang disiapkan Pemprov Sulsel sebagai lokasi karantina untuk pemutusan mata rantai virus corona alias Covid-19.
Seorang warga Sulsel asal Bone yang bekerja di Australia, Zam Zam Sugira, memutuskan untuk kembali ke Makassar pada 23 April 2020 silam. Informasi tersebut dia dapatkan dari akun instagram Gubernur Sulsel, terkait fasilitas hotel bagi ODP atau OTG juga diketahuinya terdapat fasilitas yang diberikan Pemerintah Sulsel.
"Saya waktu tiba baru buka instagram Gubernur Sulawesi Selatan, dan di situ dapat informasi bahwa beliau, pemerintah menyediakan hotel untuk semua ODP gratis dan ada rapid test Covid-19," kata mantan Penyiar Fajar FM ini di akun Youtubenya Jurnal Zindonesian.
Zam-zam menyarankan agar menggunakan fasilitas tersebut. Namun, Ia sendiri memutuskan untuk tidak isolasi di Makassar, tetapi di Kabupaten Bone karena telah direncanakan sebelum ke Makassar.
Saat tiba, ia langsung melaporkan diri di Posko Covid-19 di Kelurahan Tana Batue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone sebelum bertemu keluarganya. Ia diberikan APD oleh petugas covid sebelum masuk ke dalam rumahnya.
"Pada saat saya isolasi di Makassar, pada saat pulang di kampung halaman di Bone otomatis harus isolasi lagi karena dari daerah red zone. Makanya saya tidak memilih isolasi di Makassar," ucapnya, beberapa waktu lalu.
Salah seorang relawan pendamping, Mikel Kelvin, menyatakan, fasilitas yang diberikan bagi peserta maupun bagi relawan sangat lengkap, representatif, juga sangat nyaman.
"Saya sebagai relawan sangat mengapresiasi fasilitas yang diberikan oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan," kata Kelvin.
"Kita berharap bahwa di masyarakat nanti, stigma negatif terkait dengan kasus ini nanti ini bisa berkurang dan kita fokus kepada bagaimana gerakan masyarakat sehat itu bisa dikampanyekan," harap alumni Fakultas Hukum Unhas ini.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. HM Nurdin Abdullah, berkesempatan berkunjung ke tempat tersebut. Termasuk berinteraksi dengan para relawan. Saat berkunjung ke Swissbel, Gubernur ikut berolahraga bersama dengan peserta dan relawan.
Ia menyampaikan di hotel tersebut, mereka yang masuk kategori ODP dikarantina selama 14 hari dan mereka juga melakukan senam dan juga terdapat ceramah agama.
“Makanya apa langkah kita, kita siapkan hotel yang bagus bagi ODP sehingga tidak menularkan lagi. Bagi yang OTG, kita cathering-kan (makanan) supaya dapat gizi yang baik, (tenaga kesehatan) rumah sakit juga sama,” tandasnya.

Komentar