Mahfud MD Tegaskan Pencabutan PSBB Tunggu Corona Aman
ASKARA - Menko Polhukam Mahfud MD meminta masyarakat tetap bersabar dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19), khususnya dengan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020.
Mahfud MD menjelaskan, petugas di lapangan telah membatasi pergerakan warga yang melakukan aktifitas mudik.
"Ada orang dipulangkan suruh balik lagi keluar dari Jakarta yang keluar begitu, yang masuk Jakarta dibalikin lagi dengan segala resiko," katanya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4).
Mahfud MD memprediksikan penegakan aturan larangan mudik yang dimulai Jumat kemarin (24/4) ke depannya akan lebih diperketat.
"Dan mungkin akan semakin hari semakin ketat di dalam penegakan hukum oleh aparat," ujarnya.
Di sisi lain, Mahfud MD mengaku belum tahu kapan larangan mudik berhenti meskipun hingga menginjak hari Lebaran nanti. Sebab keputusan diperbolehkan mudik ditentukan sesuai perkembangan yang ada.
Meski diprediksi penyebaran Covid-19 menurun pada Juli mendatang, namun pihaknya mengantisipasi bulan aman pemberhentian physical distancing ataupun Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Desember.
"Karena kalau antisipasi pemerintah kan begini, cuti Lebaran, cuti hari raya akan ditiadakan nanti dipindahkan ke Desember. Itu artinya antisipasi kita sampai Desember meskipun di dalam banyak prediksi diperkirakan Juli sudah akan selesai," jelas Mahfud MD.
Dia memastikan, kebijakan PSBB akan dilaksanakan hingga kondisi penyebaran Covid-19 menurun.
"Akan selalu panjang seperti PSBB Jakarta yang diperpanjang nanti kalau pada saat diperpanjang. Kalau masih perlu dipanjang ya diperpanjang lagi sampai nanti ada titik minimal untuk dikatakan aman," tandas Mahfud MD.

Komentar