Sekeluarga Kelaparan dan Hanya Minum Air 2 Hari di Serang Dibantah, Warga: Banyak Bantuan Sembako
ASKARA - Seorang warga RT 03/07, Lingkungan Kaloran, Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, bernama Yuli Nur Amalia (42) dikabarkan meninggal dunia, Senin (21/4) lantaran tak sanggup lagi memenuhi kebutuhan hidupnya. Keluarganya disebut terpaksa hanya meneguk air dari galon isi ulang selama dua hari.
Terkait hal itu, melalui keterangan yang diterima Askara, Forum RT/RW Kelurahan Lontar Baru membantah hal itu. Keluarga Yuli memang tergolong tidak mampu. Namun, terkait pemberitaan mengenai kematian Almarhumah Yuli lantaran hanya minum air selama dua hari disebut tidak benar.
Pasalnya, sejak berita kelaparan keluarga Yuli muncul di media, warga merespons dengan memberikan bantuan. "Bahkan almarhumah sendiri yang langsung menerima bantuan-bantuan tersebut. Dan dalam pantauan kami kondisi kesehatan beliau cukup baik," ujar keterangan tersebut, Selasa (21/4).
Tak hanya itu, Yuli dan keluarga pun disebut banyak mendapatkan bantuan dan bahan makanan. Warga dan Forum RT/RW setempat pun menolak jika disebut tidak peduli dan tidak memberikan bantuan.
"Sehingga tidak pas bila dikatakan beliau wafat karena kelaparan. Untuk itu kami mengajukan klarifikasi terhadap semua berita yang ada dan berharap pemberitaan yang berimbang," lanjut keterangan tersebut.
Forum RT/RW kelurahan setempat juga berterima kasih atas semua perhatian semua pihak terhadap kondisi di wilayah Kelurahan Lontar Baru. "Semoga ini menjadi momentum yang baik untuk lebih peduli kepada tetangga sekitar rumah kita masing-masing," tutup keterangan tersebut.

Komentar