Peringatan 60 Tahun Asosiasi Instruktur Penyelam Nasional Digelar di Manado
ASKARA - Indonesia menjadi negara yang dipilih untuk memperingati 60 tahun National Association of Underwater Instructor (NAUI), kehadiran virus corona (Covid-19) juga diharapkan segera berakhir demi merayakan asosiasi nirlaba yang dibentuk tahun 1960 ini.
Rencananya peringatan 60 NAUI ini akan dilangsungkan pada 20-23 Agustus 2020 mendatang, Manado, Sulawesi Utara, yang akan dihadiri oleh perwakilan dari puluhan negara yang menjadi anggota NAUI.
"Kalau Covid-19 sudah hilang, insya Allah akan dilangsungkan peringatannya, sekarang kami sedang menunggu sikonnya, peringatan ini sendiri akan dihadiri penyelam gua terkenal dan penyelam teknik," jelas Scuba Diving Instructor NAUI Hendrata Yudha saat dihubungi Askara, Selasa (21/4).
Hendrata menuturkan, NAUI juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan 60 tahunnya yakni dengan membayar sebesar Rp 6 juta yang nantinya peserta bisa mendapatkan pengenalan teknologi menyelam NAUI dan NAUI Green Initiative Program serta lainnya.
"Airport Transfer, four days, three night twin sharing room, enam kali dives, tanks, wights, dive guides, meals, goodie bag, prizes doorprizes," sambungnya.
Untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, Hendrata sendiri menegaskan meskipun masyarakat umum boleh berpartisipasi namun fasilitas menyelam diperuntukkan bagi yang telah memiliki sertifikat.
"Untuk umum boleh ikut, tapi kalau mau menyelam harus punya sertifikasi menyelam," katanya.
Hendrata pun berharap, penyelenggaraan 60 tahun NAUI dapat terealisasikan, khususnya agar wabah pandemi virus corona (Covid-19) juga segera berakhir.
Penyelenggaraan 60 tahun NAUI juga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para penyelam. Terlebih Indonesia kaya dengan sejumlah spot menyelam sehingga pengetahuan tentang menyelam dengan baik menjadi hal penting.
"Adanya peningkatan kesadaran resiko penyelaman, karena bagaimanapun scuba diving itu petualangan di alam yang mengasyikkan namun memiliki tingkat resiko yang harus diperhatikan," tuturnya.
"Semua orang bisa menyelam, asal mengikuti pelatihan scuba diving yang benar sesuai standar pelatihan internasional yang memiliki sertifikasi world recreational scuba training council," lanjut Hendrata.
Untuk diketahui, NAUI sendiri merupakan asosiasi nirlaba yang mengeluarkan sertifikasi selam rekreasi dan organisasi, NAUI didirikan sebagai asosiasi yang menghasilkan penyelam berstandard internasional melalui program pendidikannya.
"Badan ini didirikan pada tahun 1960 oleh Albert Tillman dan Neal Hess. Saat ini, NAUI berkantor pusat di Tampa, Florida , AS dengan anggotanya terdiri dari instruktur selam , resor, toko, pusat layanan dan pelatihan, yang tersebar loaksinya di Jepang, Afrika Selatan, Timur Tengah, Eropa, Brasil, dan Asia Pasifik," ujar Hendrata.
NAUI secara resmi qualified terhadap Certification Mark dan memiliki sertifikasi dari Organisasi Internasional untuk Standarisasi (ISO) yang disertifikasi pada Mei 2007 di semua tiga tingkat penyelam, dan kedua tingkat instruktur dan disertifikasi ulang untuk Program Scuba Diving sebagai memenuhi standar ISO dan Federasi Bawah Air Eropa pada 24 November 2015.
Asosiasi ini juga ditetapkan oleh US Internal Revenue Service bahwa NAUI menjadi organisasi pendidikan nirlaba yang bebas pajak pada tahun 1971.
"Dalam organisasi NAUI standar agensi, kebijakan, dan etika diatur oleh Dewan Direksi Asosiasi yang anggotanya masing-masing dipilih melalui proses pemilihan yang demokratis oleh keseluruhan anggota instruktur," imbuhnya.

Komentar