Kemenparekraf Bantu Sembako untuk Pekerja Pariwisata Bali
ASKARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyalurkan bantuan paket sembako bagi pekerja pariwisata di Bali yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa kepada Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana di Aula Poltekpar Bali, Jumat (17/4).
Tiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, kecap 520 mililiter, minyak goreng 2 liter, kopi sachet, minuman gelas serta mie instan satu dus.
Bantuan yang diberikan merupakan kerja sama Kemenparekraf dengan MNC Peduli (Wings Food).
Rizki Handayani mengatakan, pariwisata adalah sektor paling pertama yang terdampak Covid-19. Termasuk Provinsi Bali yang menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan turut mengalami imbasnya. Banyak pekerja pariwisata di Pulau Dewata terkena dampak.
"Dengan bantuan ini diharapkan dapat membantu pelaku pariwisata khususnya di Provinsi Bali yang sangat terdampak akibat adanya pandemi Covid-19," ujarnya kepada media.
Penyaluran bantuan diserahkan kepada 8.000 pekerja pariwisata di Bali yakni mereka yang terkena PHK lebih dari tiga pekan. Nantinya distribusi bantuan turut dikawal oleh Polda Bali.
Rizki Handayani menyatakan apresiasi tinggi terhadap Polda Bali atas dukungan penuh dalam penyaluran bantuan.
Kemenparekraf sendiri telah melakukan realokasi anggaran untuk penanganan dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan akan terus dikembangkan.
"Tentunya kami berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga keadaan dapat kembali normal. Khususnya industri pariwisata yang sangat berdampak dari imbas pandemi ini," ujarnya.
Kemenparekraf juga menyalurkan bantuan berupa 500 paket alat perlindungan diri (APD) yang terdiri dari pakaian pelindung, safety google dan face shield kepada BNPB.

Komentar