Kamis, 18 Juni 2026 | 00:50
NEWS

6 Instruksi Jokowi Menghadapi Penyebaran Virus Corona

6 Instruksi Jokowi Menghadapi Penyebaran Virus Corona
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona, Achmad Yurianto (Dok: BNPB)

ASKARA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona, Achmad Yurianto menjelaskan enam instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjadi pedoman dalam penanganan Covid-19 di Tanah Air.

"Enam arahan Presiden yang telah disampaikan beberapa hari yang lalu menjadi pedoman kita untuk meningkatkan upaya dalam rangka percepatan penanganan ini," ungkap Yuri, Kamis (16/4)

Intruksi tersebut yakni, pertama pengujian sampel harus bisa dilaksanakan secara lebih masif, terlebih Kementerian Kesehatan, BUMN, TNI, Polri telah bekerja sama dalam meningkatkan jumlah laboratorium yang mampu menguji sampel dan meningkatkan kapasitas pemeriksaan.

"Ini akan terus kita lakukan sehingga target untuk dapat menguji sampai 10 ribu sampel perhari dapat kita kerjakan," ujar Yuri.

Untuk pelaksanaan isolasi, baik mandiri maupun isolasi kelompok yang diinisiasi oleh RT-RT di desa untuk lebih ditekankan.  

"Kita bersama memberikan ruang dan waktu kepada saudara kita yang melaksanakan isolasi madiri, mari kita bantu dan mari kita dukung," imbuhnya.

Intruksi kedua, sarana dan prasarana konsul medis yang sudah tersedia secara luas dengan menggunakan telemedicine, diminta bisa dimanfaatkan masyarakat. 

"Manfaatkan semata menjaga kita tetap sehat dan mendapat informasi yang benar dan dapat mengurangi risiko kunjungan ke RS dengan aplikasi yang begitu banyak tersedia," tuturnya.

Ketiga, transparan terhadap masyarakat terkait segala kegiatan pelaksanaan maupun hasilnya atas upaya penanganan Covid-19.

"Kita bisa evaluasi kelemahan dan kekurangan yang ditujukan untuk perbaikan kinerja," ucapnya.

Keempat, memahami bersama bahwa kepatuhan harus diterapkan dalam melaksanakan pemutusan rantai kontak virus corona. Terlebih beberapa daerah telah melaksanakan PSBB sehingga harus dipatuhi dengan baik, dan akan dilakukan penegakan hukum dengan bantuan aparat negara agar kepatuhan bisa dilaksanakan. 

"Bukan karena terpaksa tapi kesadaran penuh yang kita miliki dalam memutuskan rantai Covid-19," ujarnya.

Kelima, Jokowi memerintahkan salah satu bagian penting yakni pelaksanaan penanganan arus logistik yang dibutuhkan masyarakat harus berjalan lancar dan baik, baik pusat ke daerah maupun gudang-gudangnya.

"Ini kunci sukses agar kita tetap di rumah mengurangi kontak dan tidak berkurang apapun," katanya.

Terakhir, pemerintah secara serius memberikan paket situmulus ekonomi, yang diharapkan dijaga dengan baik dan tepat sasaran. Termasuk dampak non kesehatan yang harus perhitungkan.

Yuri mengaku prihatin dalam situasi saat ini banyak yang kehilangan pekerjaan, karena harus tetap di rumah untuk mencegah terjadinya penularan. 

"Oleh karena itu berbagai macam upaya dilaksanakan oleh pemerintah terkait dengan jaring pengaman sosial," tandasnya.

Komentar