Rabu, 10 Juni 2026 | 02:04
NEWS

Ibadah Ramadan di Rumah Jangan Sampai Mengurangi Kualitasnya

Ibadah Ramadan di Rumah Jangan Sampai Mengurangi Kualitasnya
Dirjen Bimas Islam Kemenag Dr Phil. H. Kamaruddin Amin. (Dok. BNPB)

ASKARA - Pandemi virus corona (Covid-19) telah banyak mengubah berbagai kegiatan manusia, termasuk dalam beribadah. 

Karenanya selama Bulan Suci Ramadan 1441 Hijriah, umat Islam juga diimbau melakukan ibadah dari rumah saja. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Jadi pelaksanaan salat tarawih berjamaah sekaligus buka puasa bersama akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin mengatakan, dalam berkontribusi memitigasi potensi persebaran Covid-19, Kemenag telah mengeluarkan pedoman untuk beribadah pada Bulan Suci Ramadan. 

"Kita berharap buka bersama ditiadakan, shalat tarawih dilaksanakan di rumah masing-masing kemudian Nuzulul Qur'an akan ditiadakan. Begitu juga pelaksanaan tadarus di masjid akan ditiadakan," jelasnya di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4).

Pemerintah berharap pelaksanaan ibadah Ramadan di rumah tidak mengurangi kualitas sebagaimana beribadah di masjid. Sebab kondisinya memang sedang darurat.

"Mudah-mudaan pelaksanaan ibadah kita di rumah masing-masing Insya Allah tidak mengurangi kualitas ibadah kita, tidak mengurangi pahala kita, karena kita sedang dalam keadaan darurat. Insya Allah, Allah SWT akan sangat memahami," tutur Kamaruddin Amin. 

Kebijakan pemerintah dalam kondisi dan situasi seperti ini tentunya berorientasi pada kemaslahatan. Sehingga masyarakat harus membantu melaksanakannya secara baik.

"Karena tassarruf al-Imam ala al-ra'iyyah manutun bi al-maslahah. Kebijakan pemerintah terhadap rakyatnya tentu berorientasi pada kemaslahatan, terus menerus berada pada kemaslahatan. Insya Allah," kata Kamaruddin Amin. 

Masyarakat juga diharapkan untuk terus mengikuti protokol kesehatan seiring dengan pencegahan Covid-19 seperti mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker, dan menjaga jarak ketika berada di tempat umum.

"Stay at home. Untuk kali ini kita melaksanakan ibadah di rumah dan tidak mudik pada saat nanti menjelang Idul Fitri. Lakukan semuanya dengan disiplin. Jadilah pahlawan, lindungi diri sendiri dan orang lain," tandas Kamaruddin Amin.

Komentar