PT Pos Percepat Pengiriman Alat Kesehatan
ASKARA - PT Pos Indonesia (Persero) sebagai BUMN yang ditunjuk untuk menjadi administrasi pos mewakili Indonesia dalam jaringan Universal Postal Union (UPU) juga memiliki misi sosial turut menjaga keutuhan NKRI dan menjamin adanya pelayanan di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).
Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), PT Pos berinsiatif dapat berperan serta membantu dan mendukung pemerintah untuk mendistribusikan alat kesehatan ke seluruh wilayah Indonesia.
Partisipasi PT Pos terwujud dalam dua hal yaitu percepatan arus kelancaran distribusi ke seluruh wilayah dan pengiriman tepat sasaran.
Implementasinya adalah dalam bentuk kerjasama dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan serta stakeholder terkait dengan ruang lingkup membangun sinergi antara Pos Indonesia dan Kemenkes untuk mengelola pendistribusian alat kesehatan. Dalam rangka upaya penanganan pandemi Covid-19.
"Kami menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia karena memiliki jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan dapat mencapai daerah-daerah yang sulit dijangkau," ujar Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes dr. Budi Sylvana, MARS, Kamis (9/4).
Kemenkes memberikan kepercayaan kepada PT Pos yang diwujudkan dengan melakukan kerja sama konkrit untuk melakukan distribusi alat kesehatan di dalam negeri. Juga memanfaatkan seluruh infrastruktur yang dimiliki PT Pos serta layanan jasa pemanfaatan gudang.
Budi Sylvana menambahkan bahwa seluruh petugas agar menjalani protokol kesehatan saat melakukan pendistribusian.
Pada kesempatan perdana ini, PT Pos melakukan pendistribusian alat pelindung diri dari Kemenkes sebanyak 489,7 kilogram atau 24 koli dengan tujuan Rumah Sakit Darurat Pulau Galang.
Kepala Regional 4 Jakarta Onni Hadiono menyatakan, PT Pos siap mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19.
"Terima kasih atas kepercayaannya kepada Pos Indonesia untuk turut serta mendukung penanganan Covid-19, dengan jaringan dan sumber daya yang kami miliki akan kami salurkan tepat waktu dan tentu dalam prosesnya kami mengacu kepada protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah," jelas Onni. (kesatu)

Komentar