Senin, 08 Juni 2026 | 09:30
NEWS

Jalan Mulus Riza Patria Duduki Kursi Wagub DKI

Jalan Mulus Riza Patria Duduki Kursi Wagub DKI
Ilustrasi. (Okezone)

ASKARA - Kursi wakil gubernur DKI Jakarta akhirnya terisi. Calon wagub dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria terpilih setelah mengalahkan rivalnya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis. 

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengaku tidak kaget dengan terpilihnya Riza Patria sebagai wagub DKI. Lantaran dukungan terhadapnya cukup menguntungkan di Jakarta. 

"Hal yang tak aneh dan tak heran. Karena peta kekuatan politik di nasional dan di DKI menguntungkan Ahmad Riza Patria," kata Ujang kepada redaksi saat dihubungi, Senin (6/4).

Sejak kursi wagub DKI ditinggalkan Sandiaga Uno untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019, Gubernur Anies Baswedan lebih sering sendiri dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu, kehadiran Riza Patria bisa meringankan tugas gubernur.  

"Dengan terpilihnya Ahmad Riza Patria artinya Anies tak jomblo lagi. Anies bisa berbagi tugas dengan wagub terpilih agar tugas-tugasnya menjadi lebih ringan," jelas Ujang. 

Sosok ketua DPP Partai Gerindra itu rupanya pernah maju sebagai calon independen bersama Hendardji Supandji di Pilkada DKI 2012. Hal itu dinilai menjadi modal penting bagi Riza Patria dalam menduduki jabatan Wagub saat ini. 

"Dia lebih dikenal dan didukung oleh warga Jakarta. Pernah jadi ketum KNPI Jakarta. Klop, Anies kan didukung Gerindra Ahmad Riza didukung Gerindra jadi klop," tutur Ujang.

Tantangan ke depan bagi gubernur dan wakilnya ialah bisa menjaga kekompakan dalam mengambil kebijakan dan menyelesaikan persoalan yang cukup banyak di ibu kota. 

"Menjaga kekompakan, bersinergi di antara keduanya. Jangan sampai gubernurnya ke barat wagubnya ke timur. Keduanya bisa berbagi tugas untuk menuntaskan persoalan Jakarta yang kompleks," tandas Ujang yang juga direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR).   

Riza Patria terpilih dalam pemungutan suara tertutup di Sidang Paripurna DPRD DKI. Proses pemilihan dilakukan oleh 100 orang dari total 106 anggota DPRD DKI. Riza Patria mendapatkan 81 suara sedangkan Nurmansjah Lubis memperoleh 17 suara. Suara sah adalah 98 dan suara tidak sah dua.

Komentar