Rabu, 10 Juni 2026 | 21:58
NEWS

DKI Jakarta Masih yang Tertinggi Positif Corona

DKI Jakarta Masih yang Tertinggi Positif Corona
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

ASKARA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona Achmad Yurianto mengumumkan jumlah kasus positif mencapai 1.677 orang

Termasuk jumlah pasien yang pulih sebanyak 103 orang dan meninggal dunia 157. 

Lebih rinci, per hari ini (Rabu, 1/4) penambahan kasus positif corona di 31 provinsi dengan total masing-masing daerah yakni Aceh 5 kasus, Bali 24 kasus, Banten 152 kasus, Bangka Belitung 2 kasus, Bengkulu 1 kasus, Yogyakarta 28 kasus, DKI Jakarta 808 kasus, Jambi 2 kasus, Jawa Barat 220 kasus, Jawa Tengah 104 kasus, Jawa Timur 104 kasus, Kalimatan Barat 10 kasus, Kalimantan Timur 21 kasus, Kalimantan Tengah 9 kasus, Kalimantan Selatan 8 kasus, Kalimantan Utara 2 kasus.

Kemudian Kepulauan Riau 7 kasus, Nusa Tenggara Barat 6 kasus, Sumatera Selatan 5 kasus, Sumatera Barat 8 kasus, Sulawesi Utara 3 kasus, Sumatera Utara 22 kasus, Sulawesi Tenggara 3 kasus.

Sulawesi Selatan 66 kasus, Sulawesi Tengah 2 kasus,  Lampung 8 kasus, Riau 3 Kasus, Maluku Utara 1 kasus, Maluku 1 kasus, Papua Barat 2 kasus, Papua 10 kasus, Sulawesi Barat 1 kasus, Bengkulu 1 kasus dan 28 kasus masih diverifikasi di lapangan

Adapun jumlah kasus yang pulih dengan total masing-masing yakni Bali 10 kasus Banten 7 kasus, Yogyakarta 1 kasus, DKI Jakarta 50 kasus, Jawa Barat 11 kasus, dan Jawa Timur 17 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, Sulawesi Utara 1 kasus, Riau 1 Kasus, Maluku 1 kasus, dan Papua 2 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus meninggal dunia dengan total masing-masing daerah yakni Bali 2 kasus, Banten 14 kasus, Bangka Belitung 1 kasus, Bengkulu 1 kasus,  Yogyakarta 2 kasus, DKI Jakarta 85 kasus, Jawa Barat 21 kasus, Jawa Tengah 7 kasus, Jawa Timur 9 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, Kalimantan Timur 1 kasus, Kepulauan Riau 1 kasus, Sumatera Selatan 2 kasus, Sumatera Utara 3 kasus, Sulawesi Selatan 5 kasus, dan Papua Barat 1 kasus. 

Komentar