Rabu, 17 Juni 2026 | 20:48
OPINI

Mati Gaya

Mati Gaya
Ilustrasi mati gaya (kanalinfo.web.id)

Mati gaya tidak bisa kemana-mana, jadi merenung bikin daftar, apa saja imbauan yang muncul dari pandemi Corona agar kita terhindar dari virus ini?

1. Menutup mulut (maskeran)
2. Sering cuci tangan
3. Jangan keluar bila tidak perlu
4. di rumah saja
5. Jaga jarak aman
6. Jangan pulang kampung
7. Bekerja, belajar dari rumah

Apa hubungan semua himbauan ini dengan kita?

Tentang menutup mulut dan cuci tangan,  yang jelas ini bagi kesehatan, di ingatkan kembali untuk lebih memperhatikan kebersihan tangan, apa yang kita ambil sebelum masuk mulut dan kita makan, agar tubuh kita sehat tidak mudah sakit-sakitan.

Maskeran dalam arti lain, segala sesuatu dimulai dari mulut, maka tutup mulutmu dan berhentilah berbicara yang tidak perlu, bicara seperlunya saja. apa yang kita katakan, efeknya sangat besar. Jangan ikut campur urusan orang lain, apalagi ikutan berkomentar.

Tentang cuci tangan, segala sesuatu juga dimulai dari tangan, apalagi di jaman sekarang. Maka cuci tangan dulu sebelum melakukan sesuatu. Agar apa yang akan kita lakukan, ada jedah untuk dipikirkan ulang.

Jaman sekarang tangan mewakili mulut untuk berbicara dan sebagai penyalur pikiran dan perasaan, apa yang terucap maupun tertulis bisa membawa kedamaian dan manfaat tapi juga bisa membawa pada pertikaian, perpecahan bahkan bencana kemanusiaan.

Di rumah, jangan keluar bila tidak penting, jaga jarak. Ternyata dengan begini kita jadi rindu untuk memeluk seseorang, rindu berdekatan dan bertemu muka dengan teman maupun keluarga yang berjauhan. Juga menjadi lebih peduli memberi perhatian.

Seringkali juga kita sibuk dengan diri sendiri, justru memilih wisata saat harus mengunjungi keluarga di kampung halaman. Saat dilarang Ternyata jadi ingat dan rindu kampung halaman.

Seringkali pula kita mengeluh tiap kali akan berangkat kerja, merasa lelah dan berpikir kapan bisa pensiun. Begitu di suruh kerja dari rumah, baru juga seminggu, ternyata tidak enak dan bikin stress berkepanjangan. Bingung tidak tahu apa yang mau dikerjakan.

Karena larangan-larangan ini, kita jadi mengerti arti kebebasan, kehidupan, kepedulian, kerinduan, kebersamaan dan persaudaraan.

Seperti banyak orang bilang, kita baru bisa memahami arti sesuatu bila kita sudah kehilangan.

Sabar kita jalani, bila pandemi ini sudah berlalu, maka jangan lupa untuk saling berpelukan dengan penuh kasih sayang, welas asih pada yang lain, jangan lupa tengok kampung halaman, dan yang terpenting jangan lupa untuk bersyukur. 

Ini semua bukan hukuman tapi sebagai proses pembelajaran untuk penyadaran agar pikiran kita lebih matang dan bisa bersyukur atas apa yang kita miliki.

Komentar