Positif Corona Tembus 1500 Orang, Ini Rinciannya
ASKARA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Corona Achmad Yurianto mengumumkan bahwa per hari ini (Selasa, 31/3) jumlah kasus positif Covid-19 mencapai angka 1.528 orang
Termasuk jumlah kasus yang pulih sebanyak 81 orang dan meninggal dunia 136 orang.
Lebih rinci, penambahan jumlah kasus positif corona di 31 provinsi dengan total masing-masing daerah yakni di Aceh 5 kasus, Bali 19 kasus, Banten 142 kasus, Bangka Belitung 2 kasus, Yogyakarta 23 kasus, DKI Jakarta 747 kasus, Jambi 2 kasus, Jawa Barat 198 kasus, Jawa Tengah 93 kasus, Jawa Timur 93 kasus, Kalimatan Barat 9 kasus, Kalimantan Timur 20 kasus, Kalimantan Tengah 9 kasus, Kalimantan Selatan 8 kasus, Kalimantan Utara 2 kasus.
Kemudian Kepulauan Riau 7 kasus, Nusa Tenggara Barat 4 kasus, Sumatera Selatan 5 kasus, Sumatera Barat 8 kasus, Sulawesi Utara 2 kasus, Sumatera Utara 19 kasus, Sulawesi Tenggara 3 kasus, Sulawesi Selatan 50 kasus, Sulawesi Tengah 3 kasus, Lampung 8 kasus, Riau 3 Kasus, Maluku Utara 1 kasus, Maluku 1 kasus, Papua Barat 2 kasus, Papua 10 kasus, Sulawesi Barat 1 kasus, Bengkulu 1 kasus dan 28 kasus masih diverifikasi di lapangan.
Adapun jumlah kasus yang pulih dengan jumlah total masing-masing yakni Banten 2 kasus, Yogyakarta 1 kasus, DKI Jakarta 48 kasus, Jawa Barat 11 kasus, dan Jawa Timur 16 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, dan Sulawesi Utara 1 kasus.
Sementara itu, jumlah kasus meninggal dunia yakni Bali 2 kasus, Banten 4 kasus, Yogyakarta 2 kasus, DKI Jakarta 83 kasus, Jawa Barat 21 kasus, Jawa Tengah 7 kasus, Jawa Timur 8 kasus, Kalimantan Barat 2 kasus, Kepulauan Riau 1 kasus, Sumatera Selatan 2 kasus, Sumatera Utara 1 kasus, Papua Barat 1 kasus dan Bengkulu 1 kasus.
Adapun data Kementerian Dalam Negeri sudah terdapat gugus tugas di 31 provinsi dan 16 menetapkan status darurat. Selain itu, 139 gugus tugas dan 77 status darurat di kabupaten/kota. Adapun status tanggap darurat saat ini sudah ditetapkah oleh enam provinsi dan sembilan kabupaten.
Dana yang telah masuk ke rekening negara dari dalam negeri sebesar Rp 26,4 miliar sementara dari luar negeri Rp 10,4 juta.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan telah terdistribusi 291.666 alat pelindung diri (APD) dan 475.200 Rapid Test Kits.

Komentar