Pesawat Meledak di Filipina, Ini Penjelasan Lion Air
ASKARA - Maskapai Lion Air Group memberi klarifikasi dan penjelasan perihal dengan perkembangan informasi mengenai kecelakaan sebuah penerbangan di Manila, Filipina, Minggu (29/3).
Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro menegaskan, pihaknya sampai saat ini tidak beroperasi baik secara berjadwal atau sewa tertentu (charter) di Filipina.
"Lion Air Group tidak memiliki perusahaan penerbangan di Filipina," ujar Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/3).
Pihaknya mengoperasikan perusahaan penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal, yang terdiri dari Lion Air (kode penerbangan JT) berbasis di Indonesia.
Wings Air (kode penerbangan IW) berbasis di Indonesia, Batik Air (kode penerbangan ID) berbasis di Indonesia, Malindo Air (kode penerbangan OD) berbasis di Malaysia.
"Thai Lion Air (kode penerbangan SL) berbasis di Thailand," terang Danang.
Dalam beroperasi pihaknya melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur.
Dari hasil penelusuran, di Manila memang terdapat perusahaan penerbangan bernama Lionair (penulisannya berbeda dengan Lion Air).
Nama resmi maskapai itu ialah Lionair Inc, beroperasi sebagai pesawat sewaaan dan penerbangan umum di Filipina. Basis operasi maskapai itu di Kota Pasay.
Sebelumnnya dikabarkan, pesawat Lion Air meledak saat lepas landas di landasan pacu Bandara Internasional Manila, Kota Pasay, Filipina, Minggu malam (29/3). Puing-puing pesawat juga terlihat saat evakuasi dilakukan.

Komentar