Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00
NEWS

Positif Corona 1.155 Orang, Cuci Tangan dengan Sabun Belum Dimaksimalkan

Positif Corona 1.155 Orang, Cuci Tangan dengan Sabun Belum Dimaksimalkan
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Covid-19 Achmad Yurianto. (Dok. BNPB)

ASKARA - Pemerintah melakukan pengkinian terkait penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Jumlah positif terjangkit virus asal Tiongkok itu pada hari ini (Sabtu, 28/3) bertambah 109 orang. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Wabah Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, terdapat penambahan kasus baru yang dicatat sejak 27 Maret pukul 12.00 WIB. 

"Kasus positif bertambah sebanyak 109 kasus sehingga total menjadi 1.155 kasus," kata Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur.

Adapun pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 13 orang sehingga total sebanyak 59. Pada tingkat kematiannya selama 24 jam sejak kemarin sebanyak 15 orang sehingga total berjumlah 102.

Menurut Yurianto, penambahan jumlah positif menjadi tanda bahwa kontak antar masyarakat masih terjadi. Dia pun menekankan agar mencuci tangan menjadi hal yang harus dilakukan secara disiplin.

"Penularan masih terjadi. Bahwa kasus positif masih berada di tengah-tengah masyarakat, bahwa kontak dekat masih terjadi, bahwa kebiasaan mencuci tangan dengan menggunakan sabun masih belum dimaksimalkan," jelasnya.

Oleh karenanya, tetap jaga jarak kontak fisik dengan siapupun dan di manapun. Serta juga melakukan cuci tangan dengan air dan sabun baik sebelum makan maupun sesudahnya, termasuk sebelum menyentuh wajah, hidung, mulut dan mata.

"Ini menjadi penting karena inilah yang menjadi kunci penularan secara tidak langsung dan yang sering kita hadapi," kata Yurianto.

Komentar