Minggu, 07 Juni 2026 | 22:18
NEWS

Tiga ODP, Ratusan Jamaah Diisolasi di Masjid Jami Kebon Jeruk

Tiga ODP, Ratusan Jamaah Diisolasi di Masjid Jami Kebon Jeruk
Rapid test di Masjid Jami Kebon Jeruk. (Instagram)

ASKARA - Ratusan jamaah Masjid Jami Kebon Jeruk, Kelurahan Maphar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat saat ini tengah menjalani isolasi selama 14 hari. 

Kabar ini viral pasca tersebarnya surat permohonan bantuan dari Kecamatan Tamansari kepada kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. 

Dalam isi surat tersebut menyatakan bahwa berdasarkan hasil tes kesehatan yang dilakukan Sudinkes Jakbar pada 26 Maret bahwa terdapat tiga jamaah positif virus corona (Covid-19). Dan kurang lebih 300 jamaah dikarantina di masjid tersebut. 

"Dalam rangka mendukung pelaksanaan karantina dimaksud dengan ini kami mohon bantuan makan siap saji untuk pagi, siang, dan sore selama 14 Hari terhitung hari ini Kamis 26 Maret 2020," demikian isi surat tersebut yang ditandatangani Camat Tamansari Risan Mustar.

Saat dikonfirmasi, Risan mengklarifikasi bahwa tiga jamaah bukan positif corona melainkan berstatus orang dalam pemantauan (ODP). 

"Enggak, bukan cuman ODP tiga orang. ODP tiga orang dari hasil pemeriksaan Masjid Jami Kebon Jeruk," kata Risan saat dihubungi wartawan, Sabtu (28/3).

Lanjutnya, jamaah terdiri dari 78 warga negara Asing dan 150 WNI). Mereka yang awalnya bisa keluar masuk masjid kini tengah menjalani karantina. 

"Karena jamaah keluar masuk sekarang sudah saya isolasi di dalam masjid selama 14 hari," ujar Risan. 

Diketahui tiga orang ODP tersebut merupakan jamaah asing yang telah menetap dan menjadi warga Medan. Sementara yang sudah pulang adalah 78 orang.

"Kemarin 78 pulang, lima orang Pakistan jadi 73 ditambah WNI kurang lebih 100 orang. Jadi yang terdampak saja, kan yang ODP tiga warga Medan. Saya pikir warga asing ternyata warga Medan," jelas Risan.

Sementara, terkait bantuan makanan agar para jamaah tidak melakukan aktifitas di luar masjid, kini pihak keamanan tengah menjaga ketat masjid tersebut.

"Itu ya makanan siap saji. Jadi bantuan saja daripada dia mondar mandir ke luar makanya minta bantuan. Kan sekarang sudah dijaga ketat oleh TNI-Polri," tandas Risan. 

Komentar