Kamis, 11 Juni 2026 | 12:13
NEWS

Pemprov Jabar Gandeng PT Pos Distribusikan Satu Juta Masker

Pemprov Jabar Gandeng PT Pos Distribusikan Satu Juta Masker
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja bersama Dirut PT Pos Logistik Indonesia Yuzon Erman menandatangani MoU dan PKS pendistribusian satu juta masker. (Kesatu)

ASKARA - Pemprov Jawa Barat mendistribusikan satu juta masker kepada warga mulai Senin (23/3), bekerja sama dengan PT Pos Logistik Indonesia.

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja bersama Direktur Utama PT Pos Logistik Indonesia Yuzon Erman di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (22/3).

"Instruksi pak gubernur agar segera mungkin puskesmas dilengkapi pelindung diri (masker). In case, para ODP (Orang Dengan Pemantauan) bisa punya peralatan yang disuplai puskesmas," jelas Kang Iwan, sapaan akrab Setiawan.

Tahap pertama pembagian sejuta masker oleh Dinas Kesehatan Jabar diprioritaskan bagi masyarakat menengah ke bawah yang sakit atau memiliki gejala mirip virus corona (CoVid-19). Prosedur pengambilan masker melalui puskesmas di tempat tinggal masing-masing.

Dipilihnya puskesmas karena unit kesehatan tersebut paling bisa menjangkau lapisan masyarakat. Selain itu, puskesmas juga bisa memastikan sakit atau tidaknya pemohon masker melalui verifikasi.

"Sebab kalau kita sediakan di gerai-gerai khawatirnya nanti bakal ada yang membeli dalam jumlah yang banyak bahkan menguasai barang yang ada. Jadi, kita masuk puskesmas agar nantinya petugas puskesmas mewawancarai yang akan pakai, jadi tercatat," jelas Kang Iwan.

Kang Iwan mengatakan, puskesmas yang berada di daerah terpapar Covid-19 terbanyak seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Bandung Raya menjadi prioritas untuk menerima masker.

Puskemas yang berada di zona tersebut diminta segera mengajukan permintaan masker melalui aplikasi Pikobar (Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat). Setelah itu, dinas kesehatan akan mengirimkan masker menggunakan layanan PT Pos.

Menurut Kang Iwan, layanan PT Pos sudah mencapai daerah-daerah yang sulit dijangkau. Dia pun menginstruksikan kepada petugas untuk menjalani protokol kesehatan saat mendistribusikan masker.

"Barang- barang yang dikirim akan sangat dinanti-nantikan sehingga mohon tepat waktu. Bila ada kesulitan di lapangan segera informasikan hingga bisa segera sampai ke titik yang kita maksud. Poinnya tepat waktu," ujarnya.

Direktur Utama PT Pos Logistik Indonesia Yuzon Erman menambahkan, pihaknya siap mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

"Terima kasih atas kepercayaan kepada Pos Logistik untuk bisa mendukung penanganan Covid-19 ini. Kami punya kesiapan, alokasi titik pengiriman barang segera kami siapkan sehingga bisa kami langsung distribusikan," jelasnya. (kesatu/why) 

Komentar