Jumat, 19 Juni 2026 | 15:40
NEWS

Prioritaskan Kebutuhan Alat Kesehatan Bagi Masyarakat

Prioritaskan Kebutuhan Alat Kesehatan Bagi Masyarakat
Ilustrasi alat pengukur suhu tubuh. (Kastara)

ASKARA - Pemerintah perlu memprioritaskan pemenuhan kebutuhan alat dan sarana kesehatan bagi masyarakat dalam upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah menjelaskan, hal itu sekaligus merespons rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat ekspor masker dari Indonesia ke tiga negara naik signifikan dalam dua bulan terakhir.

Data BPS, kenaikan nilai ekspor produk berkode HS 63079040 itu secara total 504.534 persen. Indonesia sendiri mengekspor masker ke Singapura, Tiongkok, dan Hong Kong. 

"Pasar utama ialah prioritaskan kebutuhan dalam negeri untuk menghadapi kebutuhan alat dan sarana kesehatan pemberantasan corona. Pemerintah juga harus memperjelas kebijakannya agar tidak disalahgunakan," ujar Ahmad Najib kepada media, Rabu (18/3). 

Selain itu, pemerintah segera mempertimbangkan pemberian insentif terhadap produksi alat kesehatan. Sehingga kebutuhan dalam negeri bisa terpenuhi sekaligus bisa tetap melakukan ekspor.

"Kebijakan ini selain akan menghidupkan sektor riil sekaligus peluang lapangan kerja," kata Ahmad Najib. 

Ditambahkan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, insentif dimaksud ialah dalam hal kemudahan pajak, perizinan dan sebagainya. 

"Jadi prioritasnya adalah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kalau dikelola dengan baik bisa sekaligus untuk ekspor. Karena sekarang tidak ada kejelasan mengenai hal itu," demikian Ahmad Najib.

Komentar