Rabu, 10 Juni 2026 | 04:57
TRAVELLING

Menikmati Golden Hours dari Bukit Panguk, Eksotisnya Sunrise di Kota Pariwisata

Menikmati Golden Hours dari Bukit Panguk, Eksotisnya Sunrise di Kota Pariwisata
Matahari terbit dilihat dari Bukit Panguk (Travelingyuk.com)

ASKARA - Blue Hours adalah saat ketika matahari sudah atau sedang tidak tampak di horizon tapi cahayanya masih bisa dinikmati. Disebut blue hours karena saat langit berwarna biru yang gelap tetap ada sedikit jingga. 

Sementara, Golden Hours adalah saat ketika matahari berada tepat atau sedikit di atas horizon sehingga langit menjadi berwarna jingga keemasan. Kedua waktu tersebut bisa dinikmati baik pada saat sunset maupun sunrise.

Berbeda dengan saat sunset, golden dan blue hours pada saat sunrise berlangsung lebih singkat. Hal ini menjadi momen saat matahari mulai terbit secara perlahan terasa sangat mahal dan menarik. 

Nah, di Yogyakarta, salah satu tempat terbaik menikmati sunrise adalah di Bukit Panguk, Kediwung, Mangunan. 

Bukit Panguk berada di Dusun Kediwung, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Mangunan. Sebuah desa di Yogyakarta yang sedang naik daun karena menyajikan pemandangan alam menakjubkan.

Tempat ini memiliki banyak lokasi wisata. Beberapa di antaranya adalah Hutan Pinus Mangunan dan Kebun Buah Mangunan yang sudah terlebih dahulu dikenal wisatawan.

Dari kota Yogyakarta, Anda bisa menuju ke arah Kebun Buah Mangunan melalui Jalan Imogiri Timur. Ketika sudah sampai di depan pintu gerbang Kebun Buah Mangunan, Anda lanjutkan saja perjalanan mengikuti petunjuk yang sudah dibuat warga.

Untuk menikmati keindahan sunrise di Bukit Panguk, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 5.000 per orang, ditambah dengan Rp 3.000 untuk parkir jika Anda mengendarai sepeda motor. Sungguh harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan keindahan yang akan disaksikan. Harga ini belum termasuk berfoto di titik instagenic yang telah disediakan pengelola. Masing-masing titik foto dihargai sebesar Rp 5.000 dan dibayar di loket dalam area foto tersebut.

Spot-spot foto instagenic

Bukit Panguk Kediwung sangat luas. Dari sini, Anda bisa menikmati bantaran Sungai Oyo yang memanjang dan hijaunya perbukitan di seberang. Luasnya bukit dimanfaatkan dengan mendirikan spot-spot foto yang sangat instagenic. Ada 5 spot foto menarik lainnya yang akan memanjakan kamera Anda. Ada papan berbentuk hati, ada juga yang berbentuk seperti jembatan dengan ujung tertutup agar tidak terjatuh, dan ada juga yang berbentuk delman. 

Sunrise magis dari ujung bukit

Meski banyak spot foto instagenic, daya tarik utama dari Bukit Panguk ini adalah keindahan pemandangan matahari terbitnya. Lokasi ini berada tepat menghadap ke arah timur sehingga mampu menghadirkan pemandangan matahari terbit yang sempurna. Di saat tertentu, muncul awan-awan yang menggantung sehingga tampak seperti sedang berada di atas lautan awan.

Awan tersebut tidak setiap hari muncul. Jika ingin menikmati sunrise dengan pemandangan tersebut, Anda bisa datang pada saat musim hujan. Bukan berarti saat musim kemarau tidak muncul, namun ketika musim hujan akan lebih mudah ditemui. Untuk menikmati pemandangan ini, Anda harus datang sebelum pukul 05:00 WIB. (travelingyuk/lov)

 

 

Komentar