Rabu, 17 Juni 2026 | 21:08
LIFESTYLE

I Shape My World: Pencapaian Perempuan Meraih Prestasi

I Shape My World: Pencapaian Perempuan Meraih Prestasi
Brand Levi's menggalakkan kampanye I Shape My World rayakan pencapaian rerempuan tanpa kualifikasi gender. (Dok. Levi's)

ASKARA - Salah satu inventor celana jeans brand Levi's melakukan kampanye global I Shape My World. 

Kampanye bertujuan dengan merayakan dan mengangkat pencapaian setiap perempuan.

Tahun ini juga menyoroti isu kesetaraan gender dengan mengangkat tema kesuksesan perempuan tanpa label gender. Bahwa kecintaan, ketekunan, dan kerja keras yang membawa perempuan meraih prestasinya.

Untuk menyuarakan semangat ini, Levi's mengangkat empat perempuan inspiratif dengan latar belakang pekerjaan berbeda dan memiliki tantangan tersendiri.

Mereka adalah Syiki sebagai advanced lead engineer, Zahra Musdalifah pemain timnas sepak bola, Windy Ariestanty seorang penulis dan Debryna Dewi sebagai Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR).

Country Manager PT Levi Strauss Indonesia Sameer Koul mengatakan, pihaknya mendukung beragam kampanye di berbagai belahan dunia yang menyuarakan nilai-nilai tersebut dengan sosok-sosok yang konsisten menyuarakannya.

Juga melakukan hal yang sama untuk perempuan dengan merayakan pencapaian karena orisinalitas dan keberanian perempuan mengekspresikan pemikirannya dan meraih prestasi.

"Kami bekerja sama dengan sosok-sosok luar biasa yang mampu menginspirasi perempuan-perempuan lainnya untuk berbuat hal yang sama," ujarnya kepada media, Selasa (10/3).

Melalui kampanye ini, pihaknya memberikan wadah kepada perempuan untuk menyampaikan cerita dan aspirasi mereka. 

"Dalam kampanye I Shape My World tahun ini adalah untuk menghormati pencapaian dan prestasi perempuan-perempuan di seluruh dunia dalam bidang pilihan mereka tanpa kualifikasi gender," jelas Country Marketing Head PT Levi Strauss Indonesia Adhita Idris.

Zahra Muzdalifah dikenal sebagai pemain timnas sepakbola putri Indonesia. Kecintaannya pada sepakbola sudah dimulai sejak dini. 

Pada usia 12 tahun, ia terpilih menjadi satu-satunya perempuan dalam tim yang mewakili Indonesia di Norwegia untuk mengikuti Norway Cup. Setelah itu banyak lagi kompetisi yang dimenangkannya. 

Debryna Dewi, tidak banyak yang menyangka yakni merupakan bagian dari Tim INASAR yang bertugas menyelamatkan korban bencana alam. Tantangan alam dan fisik bukan menjadi halangan baginya. 

Menjadi dokter di lapangan adalah panggilan jiwa bagi dr. Debryna. Tantangan tidak membuatnya behenti. 

"Simply because it feels right. Aku merasa berguna sebagai manusia," katanya.

Windy Ariestanty, seorang penulis dan pendiri dari PatjarMerah, festival literasi dan pasar buku yang berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia. Melalui PatjarMerah, Windy punya misi untuk dapat meratakan penyebaran listerasi ke seluruh Indonesia.

Syiki, seorang perempuan Indonesia yang bekerja sebagai advanced lead engineer dan tercatat sebagai satu-satunya perempuan dalam GE Aviation Indonesia. 

Komentar